Asrindo Terapkan Sertifikasi Profesi Pekerja Refraktori dan SNI Wajib
Kamis, 10 Juli 2025 - 15:53 WIB
loading...
Ketua Umum ASRINDO, Riko Heryanto dalam acara Business Matching dengan Industri Smelter Indonesia yang digelar Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu (9/7/2025). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Refraktori dan Isolasi Indonesia (Asrindo) siap menyukseskan program hilirisasi Presiden Prabowo Subianto. Hilirisasi adalah salah satu program andalan pemerintah untuk menggenjot target pertumbuhan ekonomi 8% pada Tahun 2029.
“Industri smelter, baik smelter bahan galian logam ataupun smelter bahan galian non logam merupakan industri hilirisasi yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak agar sukses,” kata Ketua Umum Asrindo, Riko Heryanto dalam acara Business Matching dengan Industri Smelter Indonesia yang digelar Direktorat Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Non Logam (ISKPBGN) Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Baca juga: Asrindo Gelar Konvensi Nasional Standar Kompetensi, Ini yang Dibahas
Riko menjelaskan, industri refraktori merupakan industri penunjang utama dari kegiatan hilirisasi. Antara kegiatan hilirisasi dengan industri refraktori harus saling dukung mendukung.
Pada kesempatan itu, Riko juga menjelaskan, saat ini industri refraktori nasional sedang bergerak untuk memenuhi standar kualifikasi produk dan jasa.
“Di mana untuk produk, penyusunan SNI sedang dilakukan berdasarkan standar kualitas global (ASTM Standar). Ditargetkan SNI Wajib pada industri refraktori akan diimplementasikan dalam waktu dekat,” kata Riko.
“Industri smelter, baik smelter bahan galian logam ataupun smelter bahan galian non logam merupakan industri hilirisasi yang perlu mendapat dukungan dari semua pihak agar sukses,” kata Ketua Umum Asrindo, Riko Heryanto dalam acara Business Matching dengan Industri Smelter Indonesia yang digelar Direktorat Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Non Logam (ISKPBGN) Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu (9/7/2025).
Baca juga: Asrindo Gelar Konvensi Nasional Standar Kompetensi, Ini yang Dibahas
Riko menjelaskan, industri refraktori merupakan industri penunjang utama dari kegiatan hilirisasi. Antara kegiatan hilirisasi dengan industri refraktori harus saling dukung mendukung.
Pada kesempatan itu, Riko juga menjelaskan, saat ini industri refraktori nasional sedang bergerak untuk memenuhi standar kualifikasi produk dan jasa.
“Di mana untuk produk, penyusunan SNI sedang dilakukan berdasarkan standar kualitas global (ASTM Standar). Ditargetkan SNI Wajib pada industri refraktori akan diimplementasikan dalam waktu dekat,” kata Riko.
Lihat Juga :