Sepakat, Smelter Nikel Segera Dibangun di Sorong Papua Barat
Kamis, 28 April 2022 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Johny, rencana pembangunan Smelter ini merupakan rencana yang nyata dan termasuk cepat dalam seluruh proses penjajakannya. Menurut Johny, hal ini berbeda dengan janji Menko Marvest Luhut Panjaitan yang pernah mengunjungi daerah ini, namun prosesnya hingga kini tidak pernah terwujud.
“Tidak seperti apa yang sudah pernah dijanjikan Menteri Luhut Binsar Panjaitan pada beberapa waktu lalu saat peresmian di Kawasan Ekonomi Khusus Arar SP III, janji manis dan bagus, namun kenyataannya sampai saat ini janji tersebut tidak pernah terealisasi dengan nyata,” ketusnya.
Baca juga: Sekelompok Pria Mabuk Serang Polsek Inanwatan Papua, Kaca Kantor Hancur
Dalam kesempatan tersebut, Johny juga menyampaikan terimakasih kepada pihak PT. MOW (Malamoi Olom Wobok) atas seluruh upaya yang telah dilakukan sehingga apa yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Oleh sebab itu mari kita semua pihak pihak terkait berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang nyata didaerah ini. Karena membangun Papua khususnya Kabupaten Sorong tidak bisa hanya dengan kata-kata dan janji-janji manis,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur PT. Sino Konsultan Indonesia, Andriana Imelda Daat mengatakan, sebagai Konsultan Penghubung pihaknya hanya mendatangkan investor untuk berinvestasi di KEK Kabupaten Sorong.
“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dalam waktu dekat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan segera dibangun Smelter. Dan kita juga ketahui bersama, bahwa Tanah Papua adalah penghasil nikel terbaik. Oleh sebab itu kami berpikir bahwa kalau penghasil nikel terbaik itu ada di Tanah Papua, kenapa harus jauh-jauh dibawa ke tanah orang, dan saya yakin di Papua kita bisa,” ungkap Andriana yang juga merupakan mantan Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat ini.
“Tidak seperti apa yang sudah pernah dijanjikan Menteri Luhut Binsar Panjaitan pada beberapa waktu lalu saat peresmian di Kawasan Ekonomi Khusus Arar SP III, janji manis dan bagus, namun kenyataannya sampai saat ini janji tersebut tidak pernah terealisasi dengan nyata,” ketusnya.
Baca juga: Sekelompok Pria Mabuk Serang Polsek Inanwatan Papua, Kaca Kantor Hancur
Dalam kesempatan tersebut, Johny juga menyampaikan terimakasih kepada pihak PT. MOW (Malamoi Olom Wobok) atas seluruh upaya yang telah dilakukan sehingga apa yang sudah direncanakan dapat terlaksana dengan baik.
“Oleh sebab itu mari kita semua pihak pihak terkait berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang nyata didaerah ini. Karena membangun Papua khususnya Kabupaten Sorong tidak bisa hanya dengan kata-kata dan janji-janji manis,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur PT. Sino Konsultan Indonesia, Andriana Imelda Daat mengatakan, sebagai Konsultan Penghubung pihaknya hanya mendatangkan investor untuk berinvestasi di KEK Kabupaten Sorong.
“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dalam waktu dekat di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan segera dibangun Smelter. Dan kita juga ketahui bersama, bahwa Tanah Papua adalah penghasil nikel terbaik. Oleh sebab itu kami berpikir bahwa kalau penghasil nikel terbaik itu ada di Tanah Papua, kenapa harus jauh-jauh dibawa ke tanah orang, dan saya yakin di Papua kita bisa,” ungkap Andriana yang juga merupakan mantan Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat ini.
Lihat Juga :