Pulang Jadi TKI Ilegal, Surana Dibantu Bupati KBB Bangun Usaha
Sabtu, 20 Juni 2020 - 07:09 WIB
loading...
Sunara (kiri) saat bertemu Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto B
A
A
A
BANDUNG BARAT - Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Kampung Cihaliwung Wetan, RT 5 RW 3, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sunara (36), berhasil pulang ke kampung halamannya.
(Baca juga: Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris dan Liga Spanyol, Sabtu (20/6/2020) WIB )
Dia dijemput oleh Kasi Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB, Sutrisno dan anggota DPRD KBB dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nur Djulaeha dari Jakarta
Sunara mengaku, tidak menyangka jika dirinya yang kerja keluar negeri secara ilegal tapi begitu mendapat perhatian dan pembelaan dari Pemda KBB. Dia pun bersyukur hingga akhirnya bisa pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya.
"Terima kasih pak bupati, Pak Trisno, dan Bu Nur yang telah memperjuangkan kepulangan saya, hingga bisa kembali ke Bandung Barat dengan selamat," ucapnya di Ngamprah, Jumat (19/6/2020) sore.
Menurutnya, TKI ilegal di Malaysia yang bernasib sama dengan dirinya sangatlah banyak. Namun dia merasa beruntung bisa pulang lebih cepat. Meskipun sempat terhambat karena pandemi COVID-19 dimana Malaysia juga menerapkan lockdown sehingga aktivitas dibatasi.
(Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Dapat Menyebar saat Menyiram Toilet )
(Baca juga: Hasil Lengkap Pertandingan Liga Inggris dan Liga Spanyol, Sabtu (20/6/2020) WIB )
Dia dijemput oleh Kasi Penempatan dan Perluasan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB, Sutrisno dan anggota DPRD KBB dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nur Djulaeha dari Jakarta
Sunara mengaku, tidak menyangka jika dirinya yang kerja keluar negeri secara ilegal tapi begitu mendapat perhatian dan pembelaan dari Pemda KBB. Dia pun bersyukur hingga akhirnya bisa pulang dan berkumpul kembali bersama keluarganya.
"Terima kasih pak bupati, Pak Trisno, dan Bu Nur yang telah memperjuangkan kepulangan saya, hingga bisa kembali ke Bandung Barat dengan selamat," ucapnya di Ngamprah, Jumat (19/6/2020) sore.
Menurutnya, TKI ilegal di Malaysia yang bernasib sama dengan dirinya sangatlah banyak. Namun dia merasa beruntung bisa pulang lebih cepat. Meskipun sempat terhambat karena pandemi COVID-19 dimana Malaysia juga menerapkan lockdown sehingga aktivitas dibatasi.
(Baca juga: Studi: Virus Corona Baru Dapat Menyebar saat Menyiram Toilet )
Lihat Juga :