Penerimaan Pajak KPP Pratama Watampone Tumbuh 34,5%
Kamis, 28 April 2022 - 15:37 WIB
loading...
Press conference capaian APBN Kemenkeu Satu Bone di aula KPPN Watampone, Jalan Agus Salim, Kota Watampone. Foto: Istimewa
A
A
A
GOWA - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone, Sulsel, mencatat penerimaan pajak hingga Rp55,2 miliar di triwulan I 2022. Jumlah ini tumbuh 34,5% dibanding tahun lalu pada periode yang sama.
Penerimaan pajak tersebut berasal dari pajak penghasilan Rp35 miliar, pajak pertambahan nilai Rp16,1 miliar, pajak bumi dan bangunan Rp0,3 miliar, dan bea meterai Rp 3,7 miliar.
Baca juga:Pemkab Bone Kucurkan Rp40,5 M untuk Bayar THR 8.628 ASN, Mulai Dicairkan Hari Ini
Sedangkan jika dirinci per kabupaten, penerimaan pajak berasal dari wajib pajak Kabupaten Bone sebesar Rp33,3 miliar, Kabupaten Wajo Rp13,8 miliar, dan Kabupaten Soppeng Rp7,6 miliar.
Pencapaian ini ditopang pertumbuhan yang tinggi pada sektor konstruksi, mencapai 40,67%. Sementara pajak dari belanja pemerintah juga tumbuh 23,8% serta dari sektor perdagangan tumbuh 20,7%.
Data ini dipaparkan Kepala KPP Pratama Watampone, Hadinengrat Nusantoro, dalam konferensi pers rilis capaian APBN Kemenkeu Satu Bone di Aula KPPN Watampone, Jalan Agus Salim, Kota Watampone.
“Hal ini menunjukkan telah mulai membaiknya perekonomian masyarakat. Setelah dua tahun lebih dihantam pandemi maka awal 2022 tren pembalikan makin terlihat. Bahkan pajak yang disetorkan hampir menyamai besaran pajak triwulan I 2020 (Rp56,4 miliar)," kata Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/4/2022).
Bacajuga:Pemprov Sulsel Subsidi 1.300 Paket Sembako Murah di Bone
"Saat di mana pandemi Covid-19 baru melanda. Belanja pemerintah telah menggeliat sejak awal tahun. Ini mendorong tumbuhnya sekstor konstruksi. Sementara itu aktivitas perekonomian di masyarakat juga mulai kembali normal sehingga sektor perdagangan juga menunjukkan pertumbuhan yang tinggi," tambahnya.
Di bagian lain, Hadi juga menyampaikan capaian kepatuhan pelaporan SPT tahunan sampai dengan triwulan I yang telah mecapai 77,13%. SPT masuk sebanyak 46.127 SPT dari target 59.807 SPT.
Menutup paparannya, Hadi berharap tren yang baik ini bertahan hingga akhir tahun. Sehingga penerimaan pajak KPP Pratama Watampone dari wilayah Bosowa dapat melebihi target. Hal ini akan memberikan ruang fiskal lebih luas bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mengalokasikan belanja untuk kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:Bupati Bone Minta Perumda Ellung Mangenre Jeli Tangkap Peluang Bisnis
Sementara itu Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman pada kesempatan tersebut selain pamit alih tugas dari KPPN Watampone ke KPPN Malang, juga menyampaikan realisasi belanja APBN triwulan I di Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) sebesar Rp369,81 miliar atau 14,63% dari total pagu sebesar Rp.2,53 triliun.
Mengalami pertumbuhan sebesar 0,89% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp321,59 miliar atau 13,75% dari total pagu sebesar Rp2,34 triliun.
Penerimaan pajak tersebut berasal dari pajak penghasilan Rp35 miliar, pajak pertambahan nilai Rp16,1 miliar, pajak bumi dan bangunan Rp0,3 miliar, dan bea meterai Rp 3,7 miliar.
Baca juga:Pemkab Bone Kucurkan Rp40,5 M untuk Bayar THR 8.628 ASN, Mulai Dicairkan Hari Ini
Sedangkan jika dirinci per kabupaten, penerimaan pajak berasal dari wajib pajak Kabupaten Bone sebesar Rp33,3 miliar, Kabupaten Wajo Rp13,8 miliar, dan Kabupaten Soppeng Rp7,6 miliar.
Pencapaian ini ditopang pertumbuhan yang tinggi pada sektor konstruksi, mencapai 40,67%. Sementara pajak dari belanja pemerintah juga tumbuh 23,8% serta dari sektor perdagangan tumbuh 20,7%.
Data ini dipaparkan Kepala KPP Pratama Watampone, Hadinengrat Nusantoro, dalam konferensi pers rilis capaian APBN Kemenkeu Satu Bone di Aula KPPN Watampone, Jalan Agus Salim, Kota Watampone.
“Hal ini menunjukkan telah mulai membaiknya perekonomian masyarakat. Setelah dua tahun lebih dihantam pandemi maka awal 2022 tren pembalikan makin terlihat. Bahkan pajak yang disetorkan hampir menyamai besaran pajak triwulan I 2020 (Rp56,4 miliar)," kata Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/4/2022).
Bacajuga:Pemprov Sulsel Subsidi 1.300 Paket Sembako Murah di Bone
"Saat di mana pandemi Covid-19 baru melanda. Belanja pemerintah telah menggeliat sejak awal tahun. Ini mendorong tumbuhnya sekstor konstruksi. Sementara itu aktivitas perekonomian di masyarakat juga mulai kembali normal sehingga sektor perdagangan juga menunjukkan pertumbuhan yang tinggi," tambahnya.
Di bagian lain, Hadi juga menyampaikan capaian kepatuhan pelaporan SPT tahunan sampai dengan triwulan I yang telah mecapai 77,13%. SPT masuk sebanyak 46.127 SPT dari target 59.807 SPT.
Menutup paparannya, Hadi berharap tren yang baik ini bertahan hingga akhir tahun. Sehingga penerimaan pajak KPP Pratama Watampone dari wilayah Bosowa dapat melebihi target. Hal ini akan memberikan ruang fiskal lebih luas bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mengalokasikan belanja untuk kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:Bupati Bone Minta Perumda Ellung Mangenre Jeli Tangkap Peluang Bisnis
Sementara itu Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman pada kesempatan tersebut selain pamit alih tugas dari KPPN Watampone ke KPPN Malang, juga menyampaikan realisasi belanja APBN triwulan I di Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) sebesar Rp369,81 miliar atau 14,63% dari total pagu sebesar Rp.2,53 triliun.
Mengalami pertumbuhan sebesar 0,89% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp321,59 miliar atau 13,75% dari total pagu sebesar Rp2,34 triliun.
(luq)
Lihat Juga :