Luncurkan Program Petani dan Peternak Zilenial, Hengki Ingin Pemuda Bandung Barat Tinggal di Desa Rejeki Kota
Senin, 25 April 2022 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun tidak bisa instan dan ada proses seleksi alam, diharapkan program ini bisa membangkitkan antusiasme generasi muda untuk mau jadi peternak dan petani. Sehingga Hengki bermimpi dari perwakilan petani dan peternak sebanyak 150 pemuda ini bisa berkembang menjadi 10.000 orang.
Orang nomor satu di KBB ini mengakui jika saat ini para pemuda masih belum berminat menjadi petani dan peternak. Sehingga pemerintah hadir untuk mengubah paradigma kalau petani itu kotor, kucel, dan tidak sejahtera. Terlebih wilayah KBB sebagai daerah agraris yang sangat subur dari utara ke selatan, sayang jika tidak dimanfaatkan secara maksimal.
"Kami coba mengubah image itu dengan membikin petani dan peternak yang keren dengan memanfaatkan teknologi. Sehingga mereka bisa mandiri, bisa kuliah sendiri, bisa beli rumah subsidi, dengan cicilan sekitar Rp900.000/bulan. Itu kita siapkan kerja sama dengan berbagai pihak," tuturnya.
Peternak ikan dari Cililin, Risa Aditia mengaku senang bisa terlibat dalam program Petani dan Peternak Zilenial. Semoga keberadaan generasi muda bisa membantu mengembangkan pertanian dan peternakan di KBB bahkan Indonesia. "Sumber daya alam di KBB sangat beragam dan itu harus dioptimalkan oleh generasi muda untuk membantu saudara dan membangun daerah," ucapnya.
Sejauh ini warga KBB yang telah berhasil menjadi petani dan peternak dari kalangan milenial di antaranya ada dua orang. Yakni Yoga Herlambang, peternak kelinci dari Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang, telah berhasil mengeskpor ternaknya ke Filipina. Serta Riki Subagja yang telah ekspor tanaman hias ke Amerika Serikat. Advetorial
Orang nomor satu di KBB ini mengakui jika saat ini para pemuda masih belum berminat menjadi petani dan peternak. Sehingga pemerintah hadir untuk mengubah paradigma kalau petani itu kotor, kucel, dan tidak sejahtera. Terlebih wilayah KBB sebagai daerah agraris yang sangat subur dari utara ke selatan, sayang jika tidak dimanfaatkan secara maksimal.
"Kami coba mengubah image itu dengan membikin petani dan peternak yang keren dengan memanfaatkan teknologi. Sehingga mereka bisa mandiri, bisa kuliah sendiri, bisa beli rumah subsidi, dengan cicilan sekitar Rp900.000/bulan. Itu kita siapkan kerja sama dengan berbagai pihak," tuturnya.
Peternak ikan dari Cililin, Risa Aditia mengaku senang bisa terlibat dalam program Petani dan Peternak Zilenial. Semoga keberadaan generasi muda bisa membantu mengembangkan pertanian dan peternakan di KBB bahkan Indonesia. "Sumber daya alam di KBB sangat beragam dan itu harus dioptimalkan oleh generasi muda untuk membantu saudara dan membangun daerah," ucapnya.
Sejauh ini warga KBB yang telah berhasil menjadi petani dan peternak dari kalangan milenial di antaranya ada dua orang. Yakni Yoga Herlambang, peternak kelinci dari Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang, telah berhasil mengeskpor ternaknya ke Filipina. Serta Riki Subagja yang telah ekspor tanaman hias ke Amerika Serikat. Advetorial
(ars)
Lihat Juga :