16,8 Juta Pemudik Diprediksi Berada di Jatim, Dodimonasi Pengguna Mobil Pribadi
Senin, 25 April 2022 - 05:29 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pengemudi sepeda motor, akan diarahkan melalui jalur atau rute yang sudah ditetapkan bagi sepeda motor. Sedangkan untuk kawasan atau tempat wisata, dilakukan pengaturan terkait jumlah kapasitas pengunjung serta tempat parkirnya. "Temasuk antisipasi penanganan kemacetan di beberapa titik yang menjadi lokasi pasar tumpah," imbuh Khofifah.
Sehingga, lanjut dia, koordinasi dengan Pemkab dan Pemkot penting sekali. Termasuk penempatan petugas di lapangan, menyiapkan perlengkapan jalan portable (traffic cone, water burrier). Juga antisipasi petugas di perlintasan sebidang dan perbaikan jalan," jelas Khofifah.
Baca juga: Asyik di Atas Ranjang Kos Tanpa Baju, Pasangan Mesum Ini Panik Digedor Petugas
"Kami meminta bupati dan wali kota di Jatim, untuk ikut melakukan langkah-langkah mitigatif- preventif terutama antisipasi adanya lonjakan pengunjung di lokasi wisata. Terutama di beberapa titik lokasi wisata seperti Telaga Sarangan, Prigen, Tretes, Trawas, Pacet, Kawasan Bromo, Tengger, Semeru, Kota Wisata Batu dan lain-lain," pintanya.
Selain itu, imbuh Khofifah, bupati dan wali kota diharapkan aktif melakukan koordinasi dan sinergi dengan jajaran baik Polres maupun Kodim, terkait adanya pos-pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik di kabupaten/kota. "Polda Jatim menyediakan sebanyak 195 Pos Pengamanan (Pos PAM) di seluruh wilayah Jatim, 52 Pos Pelayanan (Pos YAN), dan 10 Pos Terpadu," ungkapnya.
Sehingga, lanjut dia, koordinasi dengan Pemkab dan Pemkot penting sekali. Termasuk penempatan petugas di lapangan, menyiapkan perlengkapan jalan portable (traffic cone, water burrier). Juga antisipasi petugas di perlintasan sebidang dan perbaikan jalan," jelas Khofifah.
Baca juga: Asyik di Atas Ranjang Kos Tanpa Baju, Pasangan Mesum Ini Panik Digedor Petugas
"Kami meminta bupati dan wali kota di Jatim, untuk ikut melakukan langkah-langkah mitigatif- preventif terutama antisipasi adanya lonjakan pengunjung di lokasi wisata. Terutama di beberapa titik lokasi wisata seperti Telaga Sarangan, Prigen, Tretes, Trawas, Pacet, Kawasan Bromo, Tengger, Semeru, Kota Wisata Batu dan lain-lain," pintanya.
Selain itu, imbuh Khofifah, bupati dan wali kota diharapkan aktif melakukan koordinasi dan sinergi dengan jajaran baik Polres maupun Kodim, terkait adanya pos-pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik di kabupaten/kota. "Polda Jatim menyediakan sebanyak 195 Pos Pengamanan (Pos PAM) di seluruh wilayah Jatim, 52 Pos Pelayanan (Pos YAN), dan 10 Pos Terpadu," ungkapnya.
(eyt)
Lihat Juga :