Bandara Sultan Hasanuddin Buka Posko Terpadu Angkutan Udara 2022
Minggu, 24 April 2022 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
"Tahun ini kita hanya melibatkan personel eksternal yang memang bertugas di Bandara Sultan Hasanuddin," ujarnya.
Wahyudi menambahkan, tujuan pendirian posko terpadu yakni memastikan dan memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jasa angkutan pesawat di masa mudik lebaran dapat terpenuhi.
"Baik dari segi kenyamanan, keamanan dan kebersihannya. Ini yang kami pastikan harus berjalan selama arus mudik ini," jelasnya.
Baca juga:H-13 Mudik Lebaran, Bandara Hasanuddin Masih Sepi Penumpang
Dengan mengedepankan motto 3S+1C (Safety, Security, Service dan Compliance), melalui Posko Lebaran 2022, pihak Bandara Sultan Hasanuddin akan berupaya untuk menjaga ketertiban, keselamatan, kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna jasa bandara.
"Kesiapan sarana dan fasilitas bandara telah dipastikan siap dan akan dilakukan inspeksi rutin. Kami juga berkoordinasi dengan stakeholder seperti Otoritas Bandara, Airnav, TNI, Kepolisian, dan maskapai demi kelancaran operasional di bandara," jelas Wahyudi.
Dia menuturkan, pengawasan dan pemantauan dilakukan secara manual seperti adanya patroli gabungan dan secara digital dengan mengandalkan Airport Operation Control Center (AOCC) agar dapat beroperasi secara efektif dan efisien.
Wahyudi menambahkan, tujuan pendirian posko terpadu yakni memastikan dan memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jasa angkutan pesawat di masa mudik lebaran dapat terpenuhi.
"Baik dari segi kenyamanan, keamanan dan kebersihannya. Ini yang kami pastikan harus berjalan selama arus mudik ini," jelasnya.
Baca juga:H-13 Mudik Lebaran, Bandara Hasanuddin Masih Sepi Penumpang
Dengan mengedepankan motto 3S+1C (Safety, Security, Service dan Compliance), melalui Posko Lebaran 2022, pihak Bandara Sultan Hasanuddin akan berupaya untuk menjaga ketertiban, keselamatan, kenyamanan dan pelayanan bagi pengguna jasa bandara.
"Kesiapan sarana dan fasilitas bandara telah dipastikan siap dan akan dilakukan inspeksi rutin. Kami juga berkoordinasi dengan stakeholder seperti Otoritas Bandara, Airnav, TNI, Kepolisian, dan maskapai demi kelancaran operasional di bandara," jelas Wahyudi.
Dia menuturkan, pengawasan dan pemantauan dilakukan secara manual seperti adanya patroli gabungan dan secara digital dengan mengandalkan Airport Operation Control Center (AOCC) agar dapat beroperasi secara efektif dan efisien.
Lihat Juga :