GPM MUI Sulsel Anggap Pembahasan RUU HIP Turunkan Derajat Pancasila

Jum'at, 19 Juni 2020 - 16:41 WIB
loading...
GPM MUI Sulsel Anggap...
GPM MUI Sulsel saat membacakan maklumat penolakan terhadap RUU HIP di pelataran Masjid Darut Taubah, Jalan Taman Makan Pahlawan, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar Jumat (19/6/2020). Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Gerakan Pengawal Maklumat (GPM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan sikap terkait Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang kini dibahas di DPR RI . Kelompok ini terdiri dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) agama serta nasionalis.

Adapun ormas yang tergabung dalam GPM MUI Sulsel ini di antaranya, Nahdatul Ulama , Muhammadiyah , Wahdah Islamiah, Front Pembela Islam (FPI) , Laskar Merah Putih (LPM), Pemuda Pancasila termasuk para pemuka agama Protestan, Kristen, dan Hindu

Agenda pembacaan maklumat penolakan terhadap RUU HIP dilakukan di pelataran Masjid Darut Taubah, Jalan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar Jumat (19/6/2020) sore. Agenda ini sebagai bentuk dukungan kepadaMUI yang lebih dulu mengecam upaya yang dianggapmengubah dasar ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu.

Baca juga: Khawatir Munculkan Idiologi Baru, Sejumlah Ormas di Cirebon Tolak RUU HIP

Perwakilan GPM-MUI Sulsel, Iqbal Madjid menyatakan, RUU HIP harus dihentikan, sebab pancasila pada hakikatnya sudah final sebagai ideologi negara. Ada enam poin yang menjadi tuntutan gerakan ini, yakni meminta DPR RI membatalkan secara keseluruhan RUU HIP.

"Mulai dari pengajuan, pembahasan, serta pengesahan. Kedua cabut RUU HIP dari proyek legalisasi nasional (prolegnas) di DPR RI, ketiga bubarkan panitia kerja RUU HIP," tegas Iqbal saat memimpin pembacaan maklumat.

Masih dalam butir maklumat GPM-MUI Sulsel, Iqbal mengatakan, RUU HIP jelas telah menurunkan harkat dan martabat serta kelas dari haluan ideologi pancasila.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Sebut Ada 3 Proyek Besar,...
Sebut Ada 3 Proyek Besar, Rachmat Gobel Optimistis Gorontalo Bakal Maju
DPR Kirim Bantuan untuk...
DPR Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera, Diantar Langsung Cucun Syamsurijal
PSI Banten Targetkan...
PSI Banten Targetkan Lolos ke DPR pada Pemilu 2029
Bakal Ada Demo Buruh...
Bakal Ada Demo Buruh di Istana dan DPR, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Rekomendasi
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Berita Terkini
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved