Khawatir Munculkan Idiologi Baru, Sejumlah Ormas di Cirebon Tolak RUU HIP

Jum'at, 19 Juni 2020 - 15:29 WIB
loading...
Khawatir Munculkan Idiologi...
Di Kota Cirebon Jawa Barat, berbagai elemen dan Ormas Islam berkumpul dan melakukan penggalangan tanda tangan di bentangan kain putih, Jumat (19/6). Foto/Miftahudin
A A A
CIREBON - Aksi penolakan terhadap Rancangan Undang Undang (RUU), Haluan Idiologi Pancasila (HIP), terus begulir. Di Kota Cirebon Jawa Barat, berbagai elemen dan Ormas Islam berkumpul dan melakukan penggalangan tanda tangan di bentangan kain putih, Jumat (19/6/2020).

Penggalangan tanda tangan, digelar di halaman Masjid Raya Ataqwa Kota Cirebon usai sholat jumat berjamaah. Lebih dari kain sepanjang sebelas meter, warga dipersilahkan untuk bertanda tangan sebagai bentuk dukungan penolakan RUU HIP. (Baca juga: Tolak RUU HIP, GPK Minta Pancasila Jangan Diutak-atik )

Aksi yang diikuti berbagai elemen masyarakat, tokoh masyarakat dan ormas Islam ini, dalam wadah Forum Masyarakat Cirebon Peduli Pancasila didasari ketidak setujuan terhadap RUU HIP yang diajukan DPR.

Menurut massa, jika RUU HIP disahkan, maka akan merubah dasar idiologi pancasila yang selama ini dianut negara Indonesia. Contohya dalam salah satu pasal, terdapat klausul yang menyebutkan pancasila bisa dirubah menjadi Trisila dan Ekasila."Kami sangat menolak RUU ini, karena dikawatirkan akan memunculkan idiologi baru," ungkap Ketua Ataqwa Center Akhmad Yani.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden Pembakaran Bendera,...
Insiden Pembakaran Bendera, Kader PDIP Sumsel Longmarch ke Mapolda
Demo RUU HIP, Ormas...
Demo RUU HIP, Ormas di Sumsel Minta Presiden Bubarkan BPIP
Berbagai Ormas Islam...
Berbagai Ormas Islam di Yogya Tolak RUU HIP
HMI Sumut Menilai Pengusul...
HMI Sumut Menilai Pengusul RUU HIP Perlu Dibekali Ideologi Pancasila
2020 Tahun Kelam, KAMI:...
2020 Tahun Kelam, KAMI: Pancasila Diancam Kudeta secara Sistematis-Konstitusional
37 RUU Berpotensi Masuk...
37 RUU Berpotensi Masuk Prolegnas Prioritas 2021, HIP Masih Terdaftar
MUI Sebut Ada Ketidaklaziman...
MUI Sebut Ada Ketidaklaziman dalam Pengajuan RUU BPIP
Rekomendasi
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Lowongan Kerja KAI Services...
Lowongan Kerja KAI Services 2026 Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Rekomendasi Film Keluarga,...
Rekomendasi Film Keluarga, Madagascar 3: Europe's Most Wanted Streaming di VISION+
Berita Terkini
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved