HMI Sumut Menilai Pengusul RUU HIP Perlu Dibekali Ideologi Pancasila
Rabu, 17 Juni 2020 - 18:59 WIB
loading...
Ketua BADKO HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi dalam satu kegiatan berphoto bersama dengan Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin. Foto SINDOnews
A
A
A
MEDAN - HMI Sumut menilai pengusul Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) perlu dibekali kembali penguatan ideologi Pancasila. Hal itu, karena dikhawatirkan pengusul RUU HIP itu ditengarai belum mengetahui ideologi Pancasila yang sebenarnya sudah final dan tidak lagi bisa dikutak katik.
Ketua BADKO HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi mengatakan dengan tegas bahwa RUU HIP ini harus dibatalkan agar tidak berpotensi menimbulkan gejolak sosial. "Ini tidak perlu sama sekali dan kita curiga dengan pengusul RUU ini, jangan-jangan mereka juga tidak paham ideologi Pancasila," kata Hasbi, Rabu (17/6/2020). (Baca: Penuhi Kebutuhan Darah saat Pandemi, Polda Sumut Gelar Donor Darah)
Dia mengatakan, pihaknya mendorong insitusi yang berwenang agar para pengusul RUU HIP dibekali kembali dengan program penguatan ideologi Pancasila agar mereka memiliki pemahaman yang kuat.
“Jika benar mereka belum paham, maka mereka perlu dibekali ulang ideologi Pancasila. Ini bahaya kalau legislator tak mengerti nilai-nilai dari Pancasila sehingga mereka coba utak-atik nafas bangsa itu sesuai selera mereka. Bisa kacau republik ini kalau itu terjadi," tegas Hasbi.
Aktifis HMI ini menjelaskan, gejolak penolakan RUU HIP semakin tinggi dari berbagai pihak, hampir seluruh lapisan masyarakat tidak ada yang menyatakan dukungan terhadap RUU HIP.
Termasuk juga beberapa fraksi yang membahas RUU HIP tersebut juga pada akhirnya menolak seperti PKS, dan Nasdem setelah Demokrat lebih awal menolak karena menganggap tidak urgen membahas RUU HIP ditengah pandemi yang melanda Indonesia.
Gejolak penolakan ini terjadi semakin kuat setelah Majelis Ulama Indonesia menyatakan sikap dengan tegas menolak RUU HIP. Berbagai ormas dan tokoh nasional juga menyatakan sikap tegas penolakan pembahadan RUU HIP.
Ketua BADKO HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi mengatakan dengan tegas bahwa RUU HIP ini harus dibatalkan agar tidak berpotensi menimbulkan gejolak sosial. "Ini tidak perlu sama sekali dan kita curiga dengan pengusul RUU ini, jangan-jangan mereka juga tidak paham ideologi Pancasila," kata Hasbi, Rabu (17/6/2020). (Baca: Penuhi Kebutuhan Darah saat Pandemi, Polda Sumut Gelar Donor Darah)
Dia mengatakan, pihaknya mendorong insitusi yang berwenang agar para pengusul RUU HIP dibekali kembali dengan program penguatan ideologi Pancasila agar mereka memiliki pemahaman yang kuat.
“Jika benar mereka belum paham, maka mereka perlu dibekali ulang ideologi Pancasila. Ini bahaya kalau legislator tak mengerti nilai-nilai dari Pancasila sehingga mereka coba utak-atik nafas bangsa itu sesuai selera mereka. Bisa kacau republik ini kalau itu terjadi," tegas Hasbi.
Aktifis HMI ini menjelaskan, gejolak penolakan RUU HIP semakin tinggi dari berbagai pihak, hampir seluruh lapisan masyarakat tidak ada yang menyatakan dukungan terhadap RUU HIP.
Termasuk juga beberapa fraksi yang membahas RUU HIP tersebut juga pada akhirnya menolak seperti PKS, dan Nasdem setelah Demokrat lebih awal menolak karena menganggap tidak urgen membahas RUU HIP ditengah pandemi yang melanda Indonesia.
Gejolak penolakan ini terjadi semakin kuat setelah Majelis Ulama Indonesia menyatakan sikap dengan tegas menolak RUU HIP. Berbagai ormas dan tokoh nasional juga menyatakan sikap tegas penolakan pembahadan RUU HIP.
Lihat Juga :