Kaki Tangan Penembakan Anggota Dishub Makassar Adalah Rekan Korban

Senin, 18 April 2022 - 07:53 WIB
loading...
Kaki Tangan Penembakan...
Najamuddin Sewang, korban penembakan di Jl Danau Tanjung Bunga, Minggu, 3 April 2022 lalu. Foto/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Polisi berhasil mengungkap teka teki kematian Najamuddin Sewang (40), seorang pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar , Sulawesi Selatanyang ditembak di Jl Danau Tanjung Bunga, Minggu, 3 April 2022 lalu.

Hasil otopsi polisi menemukan proyektil peluru didapat di bawah ketiaknya. Pemeriksaan di Labfor, proyektil peluru tersebut pabrikan dan ditembakkan dari senjata api pabrikan juga.

Polisi juga telah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus penembakan maut yang menewaskan petugas Dishub Makassar tersebut. Hal itu disampaikan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Budhi Haryanto melalui press release di Mapolrestabes Makassar, Sabtu malam (16/4/22) pukul 21.15 Wita.

"Dari 20 orang saksi yang kami periksa, akhirnya kami menetapkan empat orang tersangka yakni S, MIA, AKM dan A," ungkap Kapolrestabes Makassar.

Baca Juga: Tersangka Kasus Penembakan, Iqbal Asnan Diberhentikan dari Jabatan Kasatpol-PP

Kombes Pol Budhi Haryanto menambahkan peran pelaku adalah eksekutor, penggambar atau perencana dan otak pelaku, kasus maut ini bermotif cinta segitiga.

Sebelum ditetapkannya keempat tersangka tersebut, polisi terlebih dahulu menangkap dan menetapkan S sebagai tersangka. S diketahui merupakan rekan korban di Dishub Makassar.

Sahabuddin juga bekerja di Kantor Dishub Makassar , sebagai staf bidang Pengembangan Keselamatan dan Penindakan (PKP). Dia masih tenaga honorer.

Lelaki yang akrab disapa Abud ini diamankan petugas kepolisian di kediamannya, Jalan Gontang, Kelurahan Tanjung Merdeka, Tamalate, Senin, 11 April, dini hari. Tak ada perlawanan yang dilakukan. Dia pasrah dibawa petugas ke Mapolrestabes Makassar.

Selain membawa Abud ke kantor polisi, petugas juga sempat melakukan penggeledahan. Termasuk mengamankan satu unit sepeda motor milik terduga pelaku penembakan. Namun, motor yang diamankan, bukan motor yang digunakan terduga pelaku yang terekam CCTV.

Sementara orang tua Abud yang disodorkan surat perintah penangkapan masih tak percaya anaknya adalah pelaku penembakan Najamuddin Sewang. Namun, dia tetap menandatangani surat yang disodorkan oleh petugas, sebagai bukti pihak keluarga mengetahui hal itu.

Sahabuddin dianggap terlibat dalam tindak pidana pembunuhan berencana, sesuai pasal 340 subs pasal 338 KUHPidana Jo pasal (2) UU Darurat No 12 Tahun 1951.

Baca Juga: Penembak Pegawai Dishub Makassar Ditangkap, Polisi: Motif Cinta Segitiga

Selain meminta keterangan Abud, orang tua Abud juga datang di Mapolrestabes Makassar untuk memberikan keterangan. Hanya saja, Ibu Abud, Hawiah masih membantah jika anaknya yang menembak Najamuddin Sewang hingga meninggal dunia.

"Foto yang diperlihatkan (penyidik) tidak seperti anak saya. Makanya, saya masih belum percaya kalau anak saya pelakunya. Karena tidak ada perubahan sikap juga selama ini. Belum lagi, anak saya tidak pernah punya senjata. Pisau atau parang saja tidak ada," kata Hawiah saat ditemui di kediamannya.

Saat kejadian itu, Abud diakui tidak sedang berkantor. "Minggu kemarin saat anggota Najamuddin meninggal. Tak ada aktivitas tentunya bagi staf yang stand by di kantor," kata Kepala Bidang Pengembangan Keselamatan dan Penindakan (PKP), A Taufail Lantaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eksekutor Pegawai Dishub...
Eksekutor Pegawai Dishub Makassar Beli Senpi dari Jaringan Teroris, Kasatpol PP Kasih Rp85 Juta
Profil Muhammad Iqbal...
Profil Muhammad Iqbal Asnan, Kepala Satpol PP Makassar yang Otaki Pembunuhan Pegawai Dishub
Polisi Tangkap 4 Tersangka...
Polisi Tangkap 4 Tersangka Penembakan Anggota Dishub Makassar
Eksekutor Penembak Pegawai...
Eksekutor Penembak Pegawai Dishub Makassar Divonis 20 Tahun, Ini Reaksi Keluarga Korban
Diduga Korupsi Tunjangan...
Diduga Korupsi Tunjangan Satpol PP, Kadishub Makassar Ditahan Kejati Sulsel
Fakta-fakta ASN Cantik...
Fakta-fakta ASN Cantik yang Picu Eks Kasatpol PP Makassar Lakukan Pembunuhan Berencana
Rekomendasi
Sidang Putusan Praperadilan...
Sidang Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Digelar Hari Ini
1 Lagi Tentara AS Tewas...
1 Lagi Tentara AS Tewas Diserang Drone Iran
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Berita Terkini
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik 1.600 Meter
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved