Alokasi Kursi Pileg 2024 di Empat Daerah Lingkup Sulsel Berpotensi Berubah
Kamis, 14 April 2022 - 12:06 WIB
loading...
Alokasi kursi Pileg 2024 pada empat kabupaten lingkup Sulsel berpotensi mengalami perubahan. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak empat daerah di Sulsel berpotensi mengalami perubahan kursi di DPRD pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Ada yang mengalami penambahan, ada juga berpotensi berkurang.
Ialah Kabupaten Takalar yang kursinya berpotensi bertambah dari 30 menjadi 35 kursi untuk DPRD setempat. Sebab jumlah penduduknya mengalami tren kenaikan.
Baca Juga: Gerindra Sulsel Akan Uji Kelayakan Caleg untuk Pileg 2024
Dari data kependudukan bersih (DKB) semester 1 per November 2021, jumlah penduduk Takalar mencapai 304.856 orang. Sesuai PKPU No 16 Tahun 2017 Pasal 8, maka Takalar masuk dalam kategori yang memiliki alokasi 35 kursi karena jumlah penduduknya antara 300 ribu sampai 400 ribu orang.
Ketua KPU Takalar, Muh Darwis, mengatakan sudah mendapat informasi ini. Meski belum bisa dilakukan pembahasan serius, karena tahapannya belum mulai.
"Kita juga dapat informasi terkait penambahan penduduk itu. Tapi kan tahapannya belum masuk ke situ," kata Darwis saat dihubungi pada Rabu (13/4/2022) kemarin.
Walau begitu, Darwis menuturkan pihaknya kerap berkoordinasi dengan Dukcapil Takalar terkait naiknya jumlah penduduk. Sehingga ke depan, KPU Takalar sudah melakukan antisipasi sejak dini.
Ialah Kabupaten Takalar yang kursinya berpotensi bertambah dari 30 menjadi 35 kursi untuk DPRD setempat. Sebab jumlah penduduknya mengalami tren kenaikan.
Baca Juga: Gerindra Sulsel Akan Uji Kelayakan Caleg untuk Pileg 2024
Dari data kependudukan bersih (DKB) semester 1 per November 2021, jumlah penduduk Takalar mencapai 304.856 orang. Sesuai PKPU No 16 Tahun 2017 Pasal 8, maka Takalar masuk dalam kategori yang memiliki alokasi 35 kursi karena jumlah penduduknya antara 300 ribu sampai 400 ribu orang.
Ketua KPU Takalar, Muh Darwis, mengatakan sudah mendapat informasi ini. Meski belum bisa dilakukan pembahasan serius, karena tahapannya belum mulai.
"Kita juga dapat informasi terkait penambahan penduduk itu. Tapi kan tahapannya belum masuk ke situ," kata Darwis saat dihubungi pada Rabu (13/4/2022) kemarin.
Walau begitu, Darwis menuturkan pihaknya kerap berkoordinasi dengan Dukcapil Takalar terkait naiknya jumlah penduduk. Sehingga ke depan, KPU Takalar sudah melakukan antisipasi sejak dini.
Lihat Juga :