Pemkot Makassar Tegur Pengelola Cafe yang Pakai Fasum untuk Komersial
Rabu, 13 April 2022 - 21:06 WIB
loading...
Pengelola Cafe Agung mendapat teguran Pemerintah Kota Makassar, karena menggunakan fasilitas umum (fasum) untuk kepentingan pribadi. Foto: Sindonews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Pengelola Cafe Agung menjadi mendapat teguran keras dari Pemerintah Kota Makassar . Hal itu disebabkan bangunan yang berlokasi di Jalan Dr Sam Ratulangi itu dinilai menggunakan fasilitas umum (fasum) untuk kepentingan pribadi.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan pihak pengelola cafe sepenuhnya bersalah, lantaran menggunakan fasum untuk kepentingan komersial.
Baca Juga: Pemkot Makassar Belum Izinkan Resepsi Pernikahan
"Tadi dia datang tapi saya tidak tahu apa motivasinya datang. Jadi saya tegur juga. Kan memakai fasum fasos itu berat konsekuensinya apalagi menyewakan," katanya.
Menurut pengakuan Danny sapaannya pihak pengelola cafe berdalih hanya melakukan penutupan drainase. Padahal, yang berhak melakukan penutupan drainase hanya Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
"Jadi saya bilang itu bukan urusanmu untuk menutup. Kan kemarin dia terlalu superpower karena merasa ada yang melindungi. Dia tersinggung tadi, dia bilang bagaimana mau diatur, saya bilang tidak ada baku atur-atur," tegasnya.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan pihak pengelola cafe sepenuhnya bersalah, lantaran menggunakan fasum untuk kepentingan komersial.
Baca Juga: Pemkot Makassar Belum Izinkan Resepsi Pernikahan
"Tadi dia datang tapi saya tidak tahu apa motivasinya datang. Jadi saya tegur juga. Kan memakai fasum fasos itu berat konsekuensinya apalagi menyewakan," katanya.
Menurut pengakuan Danny sapaannya pihak pengelola cafe berdalih hanya melakukan penutupan drainase. Padahal, yang berhak melakukan penutupan drainase hanya Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
"Jadi saya bilang itu bukan urusanmu untuk menutup. Kan kemarin dia terlalu superpower karena merasa ada yang melindungi. Dia tersinggung tadi, dia bilang bagaimana mau diatur, saya bilang tidak ada baku atur-atur," tegasnya.
Lihat Juga :