PKK Sulsel Dukung Ethnic Moslem Fashion Show and Preloved Fair
Rabu, 13 April 2022 - 16:31 WIB
loading...
Pembukaan Ethnic Moslem Fashion Show and Preloved Fair di Mal Phinisi Point Makassar, 13-14 April 2022. Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Tim Penggerak PKK Sulsel memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Ethnic Moslem Fashion Show and Preloved Fair di Mal Phinisi Point Makassar, 13-14 April 2022. Kegiatan yang juga diisi dengan talkshow ini dilaksanakan Perempuan Indonesia Maju Sulsel.
Mewakili Ketua TP PKK Sulsel , Andi Kasmawati Paturusi, menyampaikan, tren busana muslim berkembang pesat dan menjadi bisnis yang menguntungkan. Namun, sebelum busana muslim berkembang seperti sekarang, penggunaan penutup kepala bagi perempuan sempat dilarang. Padahal, Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ketujuh, sejak kedatangan pedagang Timur Tengah, India dan Persia.
Baca juga:Pengurus PKK Sulsel Gelar Kegiatan Jumat Berkah di 4 Pasar Tradisional Makassar
"Terlepas dari pro dan kontra busana muslim yang digunakan, kita harus saling menghargai pendapat orang lain," ujar Kasmawati, saat menghadiri pembukaan Ethnic Moslem Fashion Show And Preloved Fair, Rabu (13/4/2022).
Ia berharap, berbusana muslim jangan hanya jadi tren, tapi sebagai bagian dari syariat umat Islam. Nilai kerapian dan keindahan juga ada di dalamnya.
Mewakili Ketua TP PKK Sulsel , Andi Kasmawati Paturusi, menyampaikan, tren busana muslim berkembang pesat dan menjadi bisnis yang menguntungkan. Namun, sebelum busana muslim berkembang seperti sekarang, penggunaan penutup kepala bagi perempuan sempat dilarang. Padahal, Islam sudah masuk ke Indonesia sejak abad ketujuh, sejak kedatangan pedagang Timur Tengah, India dan Persia.
Baca juga:Pengurus PKK Sulsel Gelar Kegiatan Jumat Berkah di 4 Pasar Tradisional Makassar
"Terlepas dari pro dan kontra busana muslim yang digunakan, kita harus saling menghargai pendapat orang lain," ujar Kasmawati, saat menghadiri pembukaan Ethnic Moslem Fashion Show And Preloved Fair, Rabu (13/4/2022).
Ia berharap, berbusana muslim jangan hanya jadi tren, tapi sebagai bagian dari syariat umat Islam. Nilai kerapian dan keindahan juga ada di dalamnya.
Lihat Juga :