Tingkatkan Peran Perempuan, Indonesia Dorong 3 Isu Prioritas di G20 Empower

Selasa, 12 April 2022 - 00:03 WIB
loading...
Tingkatkan Peran Perempuan,...
Untuk memastikan terpenuhinya indikator dalam mendukung pemberdayaan perempuan di sektor swasta dan publik, Indonesia siap mendorong tiga isu utama di Group of Twenty (G20) Empower 2022. Foto ist
A A A
JAKARTA - Untuk memastikan terpenuhinya indikator dalam mendukung pemberdayaan perempuan di sektor swasta dan publik, Indonesia siap mendorong tiga isu utama di Group of Twenty (G20) Empower 2022.

Yessie D. Yosetya selaku Chairwoman G20 Empower mengatakan, pihaknya akan mendorong tiga isu prioritas di presidensi Indonesia untuk G20 Empower. Pertama, meningkatkan akuntabilitas perusahaan dalam pencapaian key performance indicator (KPI) untuk meningkatkan peran perempuan. Baca juga: Bahas Persiapan G-20 Bersama Tim Asistensi & Kemitraan, Wamenprekraf Angela Tanoesoedibjo: Semoga Lancar



"Kenapa kita memperhatikan sektor ini? Karena, pada presidensi yang lalu, pada saat G20 Empower di Itali, itu sudah membuat fondasi terkait dengan KPI perusahaan," jelasnya Yessie dalam diskusi daring bertema 'Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya' yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) Senin, (11/4/2022).

Yessie mengatakan Indonesia akan mendesak masing-masing korporasimengevaluasi keterlibatan kepemimpinan perempuan dalam perusahaannya. "Kemudian juga salary gap yang harus diadress. Jadi, itu adalah terkait KPI perusahaan," pungkasnya.

Di presidensi Indonesia ini, lanjut Yessie, Indonesia akan memonitor. Salah satu output G20 Empower, tambah Yessie, Indonesia sudah memiliki dashboard untuk melihat kemajuan masing-masing negara anggota G20 terkait isu ini. "Jadi mereka sudah sampai di mana terkait dengan KPI yang sudah kita janjikan
bersama," ujarnya.

Isu kedua, Indonesia juga akan menyoroti terkait Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Menurutnya Yessie, selama G20 Empower berdiri, masalah seputar UMKM belum disorot."Jadi ini adalah tahun ketiga kita ada di G20 empower. Dan selama tiga tahun ini, yang difokuskan baru di privat sector, belum UMKM," tandas Yessie.

Sehingga di bawah Presidensi G20, Indonesia akan fokus menyoroti bagaimana private sector atau sektor swasta berkontribusi meningkatkan UMKM.Baca juga: Dukung Momentum Presidensi G20, Bank Mandiri Dorong Inklusi Keuangan melalui Mandiri Agen

Selanjutnya, isu prioritas ketiga yang akan disorot Indonesia di G20 Empower adalah memastikan adanya digital skill. "Karena kita yakin bahwa pemimpin perempuan masa depan mungkin akan punya skil-skill yang sangat berbeda dari yang mereka punya per hari ini."

Ditanya soal perasaannya menjadi Chairwoman G29 Empower, Yessiemengatakan ini adalah momen untuk mengembalikan kepercayaan yangdiberikan negara.

"Ini adalah waktunya kita mengembalikan apa yang negara berikan pada kita. Jadi ini adalah sebuah kehormatan bisa menjalankan G20 Empower ini bersama-sama dengan tim," tutupnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved