Kisah Perjumpaan Sunan Kalijaga dan Perampok Madura hingga Diminta Bertapa 44 Tahun
Sabtu, 09 April 2022 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Suatu waktu Sunan Kalijaga dikisahkan tengah berjalan di sebuah perkampungan. Ia berpapasan dengan warga kampung yang mau melaksanakan aktivitas, seperti pergi ke ladang dan ke pasar. Pada saat berjalan, Sunan Kalijaga menyanyikan syair-syair yang sangat merdu, sehingga ada seorang warga yang terpukau oleh syair-syair yang dinyanyikan oleh Sunan Kalijaga.
"Syair itu sangat bagus," kata orang tersebut kepada Sunan Kalijaga saat bertemu.
Namun orang itu tidak tahu sosok yang menyanyikan syair-syair merdu itu. Sunan Kalijaga pun membalas perkataan orang itu, "kalau kamu mencari seseorang, maka akulah yang kamu cari," kata Sunan Kalijaga kembali ke orang itu.
Orang itu tidak lain adalah Cakrajaya, perampok yang bermaksud menemui Sunan Kalijaga. Mendengar perkataan Sunan Kalijaga Cakrajaya sangat terkejut, karena orang yang barusan membacakan sebuah syair itu mengetahui maksud kedatangannya ke daerah itu.
"Mana mungkin kau Lokajaya yang saya cari. Pakaianmu tidak sebagaimana perampok, tapi seperti orang berdakwah saja," jawab orang itu kembali ke Sunan Kalijaga.
"Itulah aku yang sekarang. Aku telah meninggalkan pekerjaanku dulu. Kalau kamu punya keperluan terhadapku, maka bersihkanlah dulu hatimu," timpal Sunan Kalijaga lagi.
"Syair itu sangat bagus," kata orang tersebut kepada Sunan Kalijaga saat bertemu.
Namun orang itu tidak tahu sosok yang menyanyikan syair-syair merdu itu. Sunan Kalijaga pun membalas perkataan orang itu, "kalau kamu mencari seseorang, maka akulah yang kamu cari," kata Sunan Kalijaga kembali ke orang itu.
Orang itu tidak lain adalah Cakrajaya, perampok yang bermaksud menemui Sunan Kalijaga. Mendengar perkataan Sunan Kalijaga Cakrajaya sangat terkejut, karena orang yang barusan membacakan sebuah syair itu mengetahui maksud kedatangannya ke daerah itu.
"Mana mungkin kau Lokajaya yang saya cari. Pakaianmu tidak sebagaimana perampok, tapi seperti orang berdakwah saja," jawab orang itu kembali ke Sunan Kalijaga.
"Itulah aku yang sekarang. Aku telah meninggalkan pekerjaanku dulu. Kalau kamu punya keperluan terhadapku, maka bersihkanlah dulu hatimu," timpal Sunan Kalijaga lagi.
Lihat Juga :