444 ABK WNI MV Eurodam Dievakuasi dengan Protokol Covid-19
Kamis, 18 Juni 2020 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
"Kita akan tetap mengawasi ABK ini sampai lima hari ke depan, apabila hasilnya keluar, maka akan kita lakukan tindakan selanjutnya. Jika positif nanti kita evakuasi ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Tapi jika negatif, kita pulangkan ke kampung halaman," terangnya.
Hingga saat ini, Satgas Evakuasi WNI telah mengevakuasi 4.320 ABK dengan jumlah kapal yang ke-15. Dan pemulangan ini sudah dilakukan selama satu setengah bulan. "Ini cukup besar jumlahnya dan masih ada lagi evakuasi kedepannya nanti," pungkasnya.
Sementara itu pihak agensi, Ben Line Agencies mengatakan bahwa pemulangan ABK WNI masih akan terus dilakukan. "Selama ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) dan khusus tim satgas untuk memulangan ABK," kata Andri, Nasional Operation Manajer, Ben Line Agencies.
Andri menuturkan, seminggu kedepan masih ada beberapa kapal dan ratusan ABK yang sudah tercatat akan masuk Indonesia.
"Jadi semua yang sudah terkonfirmasi itu semua kumpul di Filipina. Dan memang setiap kapal sebelum menuju Indonesia titik awalnya dari manila untuk konfirmasi. Dari sini baru kita dapat 'notice' dan berkodinasi dengan Kemenlu dan Mabes. Selain itu selama evakuasi kita sudah siapkan enam hotel yang dapat menampung 6.000 ABK," tutur Andri.
Hingga saat ini, Satgas Evakuasi WNI telah mengevakuasi 4.320 ABK dengan jumlah kapal yang ke-15. Dan pemulangan ini sudah dilakukan selama satu setengah bulan. "Ini cukup besar jumlahnya dan masih ada lagi evakuasi kedepannya nanti," pungkasnya.
Sementara itu pihak agensi, Ben Line Agencies mengatakan bahwa pemulangan ABK WNI masih akan terus dilakukan. "Selama ini kami sudah berkoordinasi dengan pihak Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) dan khusus tim satgas untuk memulangan ABK," kata Andri, Nasional Operation Manajer, Ben Line Agencies.
Andri menuturkan, seminggu kedepan masih ada beberapa kapal dan ratusan ABK yang sudah tercatat akan masuk Indonesia.
"Jadi semua yang sudah terkonfirmasi itu semua kumpul di Filipina. Dan memang setiap kapal sebelum menuju Indonesia titik awalnya dari manila untuk konfirmasi. Dari sini baru kita dapat 'notice' dan berkodinasi dengan Kemenlu dan Mabes. Selain itu selama evakuasi kita sudah siapkan enam hotel yang dapat menampung 6.000 ABK," tutur Andri.
(mhd)
Lihat Juga :