Gelar Musrencang 2023, Ini Pesan Bupati Noormiliyani
Kamis, 07 April 2022 - 11:06 WIB
loading...
Foto bersama Bupati Batola Noormiliyani AS dan jajarannya serta seluruh stakeholder saat Musrencang Tahun 2023 di Aula Selidah Setdakab Batola, (05/04/2022).
A
A
A
MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Bappelitbang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrencang) Tahun 2023 di Aula Selidah Setdakab Batola, Selasa (05/04/2022).
Acara yang dihadiri Ketua DPRD Saleh, para anggota forkopimda, Sekda Zulkipli Yadi Noor, yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi, para satker, camat, Ketua TP-PKK, DWP, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, OKP, dan undangan ini dibuka Bupati Batola Noormiliyani AS.
Saat membuka kegiatan, Noormiliyani mengatakan, rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang tengah disusun ini merupakan perencanaan bagi pembangunan di luar masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmadian Noor yang akan berakhir November 2022 mendatang.
Sedangkan pemilihan kepala daerah baru, lanjutnya, akan dilaksanakan serentak tahun 2024 mendatang. Sehingga selama masa transisi kepala daerah diisi oleh penjabat sesuai kebijakan yang disusun pemerintah nasional. Noormiliyani mengutarakan, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 70 Tahun 2021 ia telah menerbitkan Perbup Nomor 18 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023-2026 yang akan menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan selama masa transisi.
Berbagai strategi, kebijakan, program dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 merupakan implementasi tahun pertama perbup tersebut yang selanjutnya menjadi pedoman bagi penjabat dalam melaksanakan kegiatan pembangunan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.
Menyinggung RKPD 2023 yang akan disusun sekarang, papar mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini, merupakan bagian dari perencanaan nasional sehingga prioritas dan sasaran strategis yang terpilih harus mengacu dan sinkron dengan kebijakan dan sasaran strategis provinsi, nasional, serta RPD Batola. “RKPD ini nantinya dijabarkan lebih lanjut dalam KUA dan PPAS Tahun 2023, RKPD, dan DPA perangkat daerah tahun 2023,” paparnya.
Pada bagian lain Noormiliyani mengutarakan, pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari 2 tahun berdampak terjadinya perubahan berbagai kondisi sosial yang memerlukan kehadiran untuk memberikan pelayanan dan solusi terbaik.Oleh karenanya, lanjutnya, tema RKPD Barito Kuala Tahun 2023 “Memantapkan Pemulihan Ekonomi dan Memperluas Cakupan Pelayanan Publik” yang memberikan penekanan pada sebuah tanggung jawab dan tugas yang diemban.
Acara yang dihadiri Ketua DPRD Saleh, para anggota forkopimda, Sekda Zulkipli Yadi Noor, yang mewakili Kepala Bappeda Provinsi, para satker, camat, Ketua TP-PKK, DWP, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, OKP, dan undangan ini dibuka Bupati Batola Noormiliyani AS.
Saat membuka kegiatan, Noormiliyani mengatakan, rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023 yang tengah disusun ini merupakan perencanaan bagi pembangunan di luar masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmadian Noor yang akan berakhir November 2022 mendatang.
Sedangkan pemilihan kepala daerah baru, lanjutnya, akan dilaksanakan serentak tahun 2024 mendatang. Sehingga selama masa transisi kepala daerah diisi oleh penjabat sesuai kebijakan yang disusun pemerintah nasional. Noormiliyani mengutarakan, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 70 Tahun 2021 ia telah menerbitkan Perbup Nomor 18 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023-2026 yang akan menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan selama masa transisi.
Berbagai strategi, kebijakan, program dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2023 merupakan implementasi tahun pertama perbup tersebut yang selanjutnya menjadi pedoman bagi penjabat dalam melaksanakan kegiatan pembangunan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Barito Kuala.
Menyinggung RKPD 2023 yang akan disusun sekarang, papar mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini, merupakan bagian dari perencanaan nasional sehingga prioritas dan sasaran strategis yang terpilih harus mengacu dan sinkron dengan kebijakan dan sasaran strategis provinsi, nasional, serta RPD Batola. “RKPD ini nantinya dijabarkan lebih lanjut dalam KUA dan PPAS Tahun 2023, RKPD, dan DPA perangkat daerah tahun 2023,” paparnya.
Pada bagian lain Noormiliyani mengutarakan, pandemi Covid-19 yang berlangsung lebih dari 2 tahun berdampak terjadinya perubahan berbagai kondisi sosial yang memerlukan kehadiran untuk memberikan pelayanan dan solusi terbaik.Oleh karenanya, lanjutnya, tema RKPD Barito Kuala Tahun 2023 “Memantapkan Pemulihan Ekonomi dan Memperluas Cakupan Pelayanan Publik” yang memberikan penekanan pada sebuah tanggung jawab dan tugas yang diemban.
Lihat Juga :