Kematian Akibat Stroke Dapat Dihindari, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Selasa, 05 April 2022 - 00:28 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan Hendy, waktu 4,5 jam merupakan golden hour untuk mengurangi risiko kematian atau cacat permanen saat serangan stroke terjadi. Ketika serangan stroke, tambahnya, orang yang mendapat serangan stroke membutuhkan oksigen dan nutrisi.
"Hal ini untuk mengatasi jaringan yang rusak. Jika terlambat 1 detik saja, itu bisa berakibat fatal. Karenanya telah disebutkan, penanganan yang cepat dan mengetahui gejala datangnya stroke merupakan hal utama agar pasien terhindar dari kematian maupun kecacatan fisik akibat stroke," tutur dr Hendy.
Dokter Hendy menyampaikan bahwa stroke dapat dihindari terkait dengan 10 faktor resiko yang dapat dicegah, yaitu rutin kontrol tekanan darah, olahraga, asupan makanan bergizi dan cukup nutrisi, kendalikan kadar kolesterol, tidak merokok dan tidak konsumsi alkohol.
Hendy menjelaskan, stroke adalah gangguan pembuluh darah di organ otak, gangguan saraf mendadak yang menimbulkan kerusakan jaringan otak. Akibat rusaknya jaringan di otak ini, ada yang revesibel serta irreversibel. Baca juga: Meluruskan Mitos Seputar Stroke dengan Penanganan Tepat
"Dengan dua kondisi penyebab utama yaitu tersumbatnya aliran darah ke otak dan pecahnya pembuluh darah otak. Stroke dapat diklasifikasikan menjadi, stroke iskemik (penyumbatan) dan stroke hemoragik (pendarahan). Stroke sumbatan disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otak dan sstroke pendarahan yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah kapiler di otak," tutupnnya.
"Hal ini untuk mengatasi jaringan yang rusak. Jika terlambat 1 detik saja, itu bisa berakibat fatal. Karenanya telah disebutkan, penanganan yang cepat dan mengetahui gejala datangnya stroke merupakan hal utama agar pasien terhindar dari kematian maupun kecacatan fisik akibat stroke," tutur dr Hendy.
Dokter Hendy menyampaikan bahwa stroke dapat dihindari terkait dengan 10 faktor resiko yang dapat dicegah, yaitu rutin kontrol tekanan darah, olahraga, asupan makanan bergizi dan cukup nutrisi, kendalikan kadar kolesterol, tidak merokok dan tidak konsumsi alkohol.
Hendy menjelaskan, stroke adalah gangguan pembuluh darah di organ otak, gangguan saraf mendadak yang menimbulkan kerusakan jaringan otak. Akibat rusaknya jaringan di otak ini, ada yang revesibel serta irreversibel. Baca juga: Meluruskan Mitos Seputar Stroke dengan Penanganan Tepat
"Dengan dua kondisi penyebab utama yaitu tersumbatnya aliran darah ke otak dan pecahnya pembuluh darah otak. Stroke dapat diklasifikasikan menjadi, stroke iskemik (penyumbatan) dan stroke hemoragik (pendarahan). Stroke sumbatan disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke otak dan sstroke pendarahan yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah kapiler di otak," tutupnnya.
(don)
Lihat Juga :