Pemkab Wajo Berhasil Tekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran
Senin, 04 April 2022 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
"Meskipun di tengah keterbatasan anggaran karena dialihkan sebagian untuk penanganan pandemi Covid-19, kita mengupayakan menganggarkan bantuan-bantuan baik modal usaha, peralatan, dan pelatihan kerja untuk bisa menstimulan masyarakat kita agar mau berusaha dan meningkatkan taraf hidupnya," ucap Bupati Amran, Senin (4/4/22).
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, khususnya kepada jajaran Pemkab Wajo dan semua unsur di dalamnya serta pihak lain atas dukungan dan bantuan selama ini.
"Kita berharap angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan ini bisa menurun setiap tahunnya, minimal tidak bertambah," harapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wajo, Syahran, menambahkan bahwa khusus pada 2020, Pemkab Wajo mendapatkan Bantuan Tenaga Kerja Mandiri dengan nilai Rp280 juta dari APBN dan menganggarkan Rp9,9 juta.
"Penganggaran di APBD pada tahun 2020 minim karena sebagian anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19," ucapnya.
Syahran melanjutkan bahwa untuk 2021, pihaknya menganggarkan bantuan tenaga kerja mandiri dengan nilai Rp340 juta lebih melalui APBD.
"Selain itu, melalui UPT Balai Latihan Kerja, kita juga telah memberikan pelatihan kerja untuk berbagai keterampilan kepada 128 orang di tahun 2020 dan 144 orang di tahun 2021," ucapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, khususnya kepada jajaran Pemkab Wajo dan semua unsur di dalamnya serta pihak lain atas dukungan dan bantuan selama ini.
"Kita berharap angka pengangguran terbuka dan angka kemiskinan ini bisa menurun setiap tahunnya, minimal tidak bertambah," harapnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wajo, Syahran, menambahkan bahwa khusus pada 2020, Pemkab Wajo mendapatkan Bantuan Tenaga Kerja Mandiri dengan nilai Rp280 juta dari APBN dan menganggarkan Rp9,9 juta.
"Penganggaran di APBD pada tahun 2020 minim karena sebagian anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19," ucapnya.
Syahran melanjutkan bahwa untuk 2021, pihaknya menganggarkan bantuan tenaga kerja mandiri dengan nilai Rp340 juta lebih melalui APBD.
"Selain itu, melalui UPT Balai Latihan Kerja, kita juga telah memberikan pelatihan kerja untuk berbagai keterampilan kepada 128 orang di tahun 2020 dan 144 orang di tahun 2021," ucapnya.
Lihat Juga :