Profesor Sjarifuddin Hasan Dikukuhkan sebagai Guru Besar UNM
Kamis, 31 Maret 2022 - 18:24 WIB
loading...
Profesor Sjarifuddin Hasan didampingi Rektor UNM usai dikukuhkan sebagai guru besar tidak tetap pada Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H), Kamis (31/3/2022). Foto: Humas UNM
A
A
A
MAKASSAR - Profesor Sjarifuddin Hasan Dikukuhkan sebagai guru besar Universitas Negeri Makassar (UNM) mengukuhkan Prof Dr Sjarifuddin Hasan sebagai guru besar Bidang Ilmu Strategi Manajemen Koperasi dan UMKM.
Pengukuhan Prof Sjarifuddin dilaksanakan di Ballroom Teather Menara Pinisi UNM Jalan AP Pettarani Makassar, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Menpora Dorong UNM Jadi Sentra Pengembangan dan Pembinaan Olahraga
Sjarifuddin Hasan yang merupakan Wakil Ketua MPR RI dikukuhkan langsung oleh Rektor UNM, Prof Husain Syam sebagai guru besar tidak tetap pada Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) UNM.
Sebagai informasi, Sjarifuddin Hasan pernah dianugerahkan bintang jasa tertinggi, Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada Agustus 2014 atas jasanya kepada bangsa dan negara terkait ekonomi Pancasila.
Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul "Ekonomi Pancasila dan Implementasi Manajemen Administrasi Bisnis, Strategi Koperasi dan UMKM", Sjarifuddin membahas hukum ekonomi untuk menstabilkan kepentingan intervensi pasar.
"Tujuan dari ekonomi Pancasila bertujuan untuk membangun ekonomi yang adil dan merata. Untuk itu setiap penguasa dibutuhkan keberpihakan untuk mendorong agar lebih efektif dan produktif secara maksimal," ujarnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Makassar Meningkat, UNM Lockdown Mulai 28 Februari
Sementara dari segi Koperasi dan UMKM, faktor utama dalam menghadapi dan mencapai tujuan adalah dengan mendorong koperasi agar selalu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sesuai AD/RT Koperasi.
"Langkah ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas koperasi dan mengkampanyekan gerakan masyarakat sadar koperasi. Respon masyarakat sangat tinggi khususnya dari komunitas wanita dan penggiat koperasi wanita yang tersebar di seluruh Indonesia," jelas Politisi kelahiran Palopo 17 Juni 1949 itu.
Pada kesempatan itu, Rektor UNM memberikan sambutannya. Ia menyampaikan bahwa guru besar merupakan sebuah amanah, bukan sekadar gelar tertinggi dalam dunia pendidikan.
“Ini adalah tugas yang berat Prof Sjarifuddin Hasan, karena guru besar merupakan profesi yang harus bisa memberikan keteladanan. Tapi saya percaya beliau adalah sosok luar biasa dan tangguh," ucap Prof Husain Syam.
Menurutnya, dalam pidato Prof Sjarifuddin Hasan juga sudah menunjukkan sebagai guru besar yang handal dan profesional, karena struktur bahasa dan gesturnya sangat bagus.
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Sebut UNM sebagai Kampus Acuan Riset
Rektor juga menegaskan bahwa UNM sangat mendukung peran aktif ilmu pengetahuan. Hal itu, jelasnya, bertujuan agar pengembangan ilmu pengetahuan bisa sampai pada nilai yang sesungguhnya.
"Tentu harapan kami kepada Prof Sjarifuddin Hasan agar seluruh ide dan buah pikiran cemerlangnya bisa setiap saat disumbangkan kepada UNM dalam memajukan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia," kata Guru besar di bidang pertanian ini.
Pengukuhan Prof Sjarifuddin dilaksanakan di Ballroom Teather Menara Pinisi UNM Jalan AP Pettarani Makassar, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Menpora Dorong UNM Jadi Sentra Pengembangan dan Pembinaan Olahraga
Sjarifuddin Hasan yang merupakan Wakil Ketua MPR RI dikukuhkan langsung oleh Rektor UNM, Prof Husain Syam sebagai guru besar tidak tetap pada Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) UNM.
Sebagai informasi, Sjarifuddin Hasan pernah dianugerahkan bintang jasa tertinggi, Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono pada Agustus 2014 atas jasanya kepada bangsa dan negara terkait ekonomi Pancasila.
Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul "Ekonomi Pancasila dan Implementasi Manajemen Administrasi Bisnis, Strategi Koperasi dan UMKM", Sjarifuddin membahas hukum ekonomi untuk menstabilkan kepentingan intervensi pasar.
"Tujuan dari ekonomi Pancasila bertujuan untuk membangun ekonomi yang adil dan merata. Untuk itu setiap penguasa dibutuhkan keberpihakan untuk mendorong agar lebih efektif dan produktif secara maksimal," ujarnya.
Baca juga: Kasus Covid-19 Makassar Meningkat, UNM Lockdown Mulai 28 Februari
Sementara dari segi Koperasi dan UMKM, faktor utama dalam menghadapi dan mencapai tujuan adalah dengan mendorong koperasi agar selalu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sesuai AD/RT Koperasi.
"Langkah ini sekaligus untuk meningkatkan kualitas koperasi dan mengkampanyekan gerakan masyarakat sadar koperasi. Respon masyarakat sangat tinggi khususnya dari komunitas wanita dan penggiat koperasi wanita yang tersebar di seluruh Indonesia," jelas Politisi kelahiran Palopo 17 Juni 1949 itu.
Pada kesempatan itu, Rektor UNM memberikan sambutannya. Ia menyampaikan bahwa guru besar merupakan sebuah amanah, bukan sekadar gelar tertinggi dalam dunia pendidikan.
“Ini adalah tugas yang berat Prof Sjarifuddin Hasan, karena guru besar merupakan profesi yang harus bisa memberikan keteladanan. Tapi saya percaya beliau adalah sosok luar biasa dan tangguh," ucap Prof Husain Syam.
Menurutnya, dalam pidato Prof Sjarifuddin Hasan juga sudah menunjukkan sebagai guru besar yang handal dan profesional, karena struktur bahasa dan gesturnya sangat bagus.
Baca juga: Agus Harimurti Yudhoyono Sebut UNM sebagai Kampus Acuan Riset
Rektor juga menegaskan bahwa UNM sangat mendukung peran aktif ilmu pengetahuan. Hal itu, jelasnya, bertujuan agar pengembangan ilmu pengetahuan bisa sampai pada nilai yang sesungguhnya.
"Tentu harapan kami kepada Prof Sjarifuddin Hasan agar seluruh ide dan buah pikiran cemerlangnya bisa setiap saat disumbangkan kepada UNM dalam memajukan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia," kata Guru besar di bidang pertanian ini.
(luq)
Lihat Juga :