Duterte Akan Berlakukan Darurat Militer Jika Pemberontak Ganggu Bantuan

Jum'at, 24 April 2020 - 16:01 WIB
loading...
Duterte Akan Berlakukan...
Presiden Filipine Rodrigo Duterte. Foto/Business Insider
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengancam akan memberlakukan darurat militer jika pemberontak komunis mengganggu aliran barang bantuan bagi warga yang terkena dampak lockdown. Ia pun meminta pasukan Filipina untuk selalu siap.

"Saya sekarang memperingatkan semua orang, saya memberi tahu angkatan bersenjata dan polisi. Saya mungkin mendeklarasikan darurat militer dan tidak akan ada jalan untuk kembali," katanya di awal pertemuan tentang perpanjangan langkah-langkah menahan penyebaran virus Corona, yang ditayangkan di televisi seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (24/04/2020).

Duterte telah lama berselisih dengan Tentara Rakyat Baru, yang diperparah dengan kegagalan berulang-ulang dalam proses perdamaian yang ia luncurkan pada awal kepresidenannya.

Pada Kamis kemarin Filipina melaporkan 16 kematian akibat virus Corona baru dan 271 infeksi yang dikonfirmasi, menjadikan total secara nasional 466 kematian dan 6.981 infeksi virus Corona. Pekan lalu, Duterte telah mengancam akan melakukan tindakan darurat militer untuk menghentikan orang-orang melanggar lockdown di ibukota negara tersebut.

Ini terjadi setelah pihak berwenang melaporkan peningkatan mobil di jalan-jalan Manila, yang telah hampir kosong sejak penguncian besar-besaran diberlakukan sebulan yang lalu pada sekitar setengah dari 110 juta orang di negara itu. "Saya hanya meminta sedikit disiplin. Jika tidak, jika Anda tidak percaya kepada saya, maka militer dan polisi akan mengambil alih," kata Duterte dalam pidato televisi.

"Militer dan polisi akan menegakkan jarak sosial pada jam malam ... Ini seperti darurat militer. Anda pilih," tambahnya. Duterte juga sebelumnya telah memperingatkan para pelanggar langkah-langkah penguncian virus dapat ditembak karena menyebabkan masalah.

Selasa lalu, Filipina mengumumkan bahwa mereka telah memulai program pengujian yang lebih agresif dengan menargetkan orang yang bekerja di atau dirawat di rumah sakit Manila yang merawat pasien Covid-19.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Pastikan Kasus...
Pramono Pastikan Kasus Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Kisah Jenderal LB Moerdani...
Kisah Jenderal LB Moerdani Dapat Pujian dari Mantan Presiden Filipina Fidel Ramos
Warga Kabupaten Bandung...
Warga Kabupaten Bandung Barat Positif Virus Hanta usai Digigit Tikus Ciwidey
Terpidana Mati Mary...
Terpidana Mati Mary Jane Bebas dan Bisa Dipulangkan ke Filipina, Ini Respons Kemenkumham DIY
Imigrasi Labuan Bajo...
Imigrasi Labuan Bajo Tangkap WNA Filipina, 22 Tahun Tinggal Ilegal hingga Buka Toko
Kali Majapahit, Beladiri...
Kali Majapahit, Beladiri Warisan Nusantara yang Populer Digunakan Polisi Filipina
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Rekomendasi
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved