Ancam Ungkap Temuan, Modus 2 Pegawai BPK Jabar Peras RSUD dan Puskesmas

Rabu, 30 Maret 2022 - 22:16 WIB
loading...
Ancam Ungkap Temuan,...
Kajati Jabar, Asep N Mulyana mengungkap modus pemerasan dua pegawai Kanwil BPK RI Jabar kepada pihak RSUD dan puskesmas di Bekas, Rabu (30/3/2022). Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Dua pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Rabu (30/3/2022) siang.

Mereka ditangkap setelah diduga melakukan pemerasan dengan modus adanya temuan pelanggaran di RSUD dan sejumlah puskesmas di Kabupaten Bekasi.

Baca juga: 2 Auditor BPK Jabar yang Kena OTT di Bekasi Langsung Diberhentikan

Keduanya kemudian mengancam pihak RSUD dan puskesmas untuk membongkar hasil temuan tersebut jika tidak bisa memberikan sejumlah uang.

"Modusnya kurang lebih bahwa dia menyampaikan ada temuan dan kemudian ada menegokan. Kalau tidak memberikan uang, akan diungkap. Tapi kalau memberikan (uang). Ini (temuan) akan diselesaikan," ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Asep N Mulyana di Kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (30/3/2022) malam.

Menurut Asep, keduanya menuntut uang dengan nilai yang cukup besar. Tak tanggung-tanggung, dua oknum aparatur sipil negara (ASN) ini menuntut uang Rp500 juta jika pihak RSUD menginginkan temuan tersebut diselesaikan dan 17 puskesmas masing-masing Rp20 juta.

"Yang diminta kurang lebih Rp500 juta untuk RSUD dan 17 puskesmas masing-masing Rp20 juta," sebut Asep.

Ironisnya, lanjut Asep, saat pihak RSUD tidak mampu memenuhi tuntutan kedua pegawai Kanwil BPK RI Jabar ini, salah satu stafnya terpaksa meminjam uang kepada bank daerah Rp100 juta.

Baca juga: 2 Auditor BPK Jabar yang Terjaring OTT Simpan Uang Hasil Pemerasan di Hotel

"Yang menyedihkan ketika pihak RS tidak mampu ada satu staf yang meminjam uang untuk memenuhi ini dan meminjam ke bank daerah Rp100 juta dan diserahkan," katanya.

Asep mengatakan bahwa uang sebesar Rp350 juta yang disita dari kedua pegawai Kanwil BPK RI Jabar itu merupakan uang yang diperoleh dari hasil pemerasan tersebut, yakni dari pihak RSUD sebesar Rp100 juta dan 17 puskesmas Rp250 juta.

"Barang bukti berupa uang pecahan 50.000 dan 100.000 senilai 350 juta diamankan dari apartemen tempat mereka tinggal di Bekasi," tandas Asep.

Sebelumnya diberitakan, dua oknum pegawai Kanwil BPK RI Jabar terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi, Rabu (30/3/2022).

Keduanya diamankan oleh tim gabungan Kejati Jabar dan Kejari Bekasi. Keduanya diamankan di salah satu kantor instansi pemerintah di Kabupaten Bekasi, siang tadi.

"Kami melakukan rilis terkait kegiatan pengamanan dua orang oknum (pegawai) BPK," ujar Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana di kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (30/3/2022) malam.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Olah TKP Rumah Anggota...
Olah TKP Rumah Anggota BPK Haerul Saleh, Polisi Temukan Cairan Diduga Penyebab Kebakaran
3 ART Selamat dari Kebakaran...
3 ART Selamat dari Kebakaran Rumah yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
Diiringi Tahlil, Pimpinan...
Diiringi Tahlil, Pimpinan BPK Usung Peti Jenazah Haerul Saleh
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Duka Haerul Saleh, Pelayat Terus Berdatangan
Jenazah Anggota BPK...
Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Akan Dimakamkan di Kolaka Sulawesi Tenggara
Profil Haerul Saleh,...
Profil Haerul Saleh, Anggota BPK yang Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Tanjung Barat
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
Rekomendasi
Teach You a Lesson Sukses...
Teach You a Lesson Sukses Besar di Netflix Korea, Kim Moo-yul Curi Perhatian Penonton
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved