Pangdam Hasanuddin Tanggung Pengobatan Ibu dan Balita Penderita Tumor
Minggu, 27 Maret 2022 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi memprihatinkan itu kata dia, membuat Aisyah sering menangis karena aktivitasnya terganggu. "Ibunya juga bercerita, kalau benjolan itu makin hari semakin besar dan saat ini menurut ibunya diameter benjolan sudah berukuran 20 centi meter dan kelihatan menonjol dan seringkali membuat anak ini menangis karena itu sudah sangat berpengaruh terhadap aktivitasnyaaktivitasnya," terangnya.
Dikatakan orang nomor satu di wilayah Kodam Hasanuddin tersebut, nantinya seluruh biaya operasi balita penderita tumor spina bifida ini akan ditanggung secara keseluruhan hingga sembuh total.
" Insyaallah kita akan bantu anak ini. Kita akan bawa ke RS Pelamonia, dan akan operasi, biayanya nanti saya tanggung semuanya. Kita akan lakukan operasi di dan tadi dokter juga hadir dan mengatakan ini bisa. Tapi tentunya harus melalui pemeriksaan awal dulu. Kemudian melihat kondisi anak apakah siap untuk dioperasi," ujarnya.
Mayjend Andi Muhammad menyebut tidak hanya balita Aisyah yang butuh pertolongan, ibu kandungnya pun mengalami hal serupa yakni mengidap penyakit kanker payudara dan sudah lama diderita, hanya saja tak kunjung memeriksakan diri ke rumah sakit lantaran keterbatasan ekonomi.
"Termasuk ibunya ternyata mengalami penyakit kanker payudara, saya tanya tadi dan belum pernah berobat makanya saya juga tawarkan untuk ikut ke plamonia sekalian nanti dicek oleh tim dokter disana nanti kita juga akan memberikan pengobatan untuk membantu ibunya," Sebut Pangdam Hasanuddin.
Dikatakan orang nomor satu di wilayah Kodam Hasanuddin tersebut, nantinya seluruh biaya operasi balita penderita tumor spina bifida ini akan ditanggung secara keseluruhan hingga sembuh total.
" Insyaallah kita akan bantu anak ini. Kita akan bawa ke RS Pelamonia, dan akan operasi, biayanya nanti saya tanggung semuanya. Kita akan lakukan operasi di dan tadi dokter juga hadir dan mengatakan ini bisa. Tapi tentunya harus melalui pemeriksaan awal dulu. Kemudian melihat kondisi anak apakah siap untuk dioperasi," ujarnya.
Mayjend Andi Muhammad menyebut tidak hanya balita Aisyah yang butuh pertolongan, ibu kandungnya pun mengalami hal serupa yakni mengidap penyakit kanker payudara dan sudah lama diderita, hanya saja tak kunjung memeriksakan diri ke rumah sakit lantaran keterbatasan ekonomi.
"Termasuk ibunya ternyata mengalami penyakit kanker payudara, saya tanya tadi dan belum pernah berobat makanya saya juga tawarkan untuk ikut ke plamonia sekalian nanti dicek oleh tim dokter disana nanti kita juga akan memberikan pengobatan untuk membantu ibunya," Sebut Pangdam Hasanuddin.
Lihat Juga :