Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Pemprov Jatim Gelar Pameran Batik
Jum'at, 25 Maret 2022 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
"Kita ingin menaikkan nilai dan daya saing batik kita. Kalau yang memakai dan mempromosikan batik itu mereka yang memiliki jejaring dan merupakan top referral dunia fashion, maka kita berharap impactnya juga akan lebih besar," ujar mantan Menteri Sosial (Mensos) ini.
Penampilan budaya juga akan hadir dalam even ini. Yang akan dipertontonkan di even ini mulai tari bedoyo Majapahit, tari topeng Malangan, tari jaranan senterewe, tari gandrung Banyuwangi, musik keroncong, dan pameran aneka macam kuliner Jawa Timur.
"Ini juga menjadi bagian dari kampanye gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia agar masyarakat semakin mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal," ujarnya. Baca juga: Pekerja Cat Reklame Tersengat Listrik, Jatuh Terpental Hantam Trotoar
Apalagi, lanjut Khofifah, pihaknya menginstruksikan agar sebanyak 40 persen pengadaan barang dan jasa di Jatim wajib menggunakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Seluruh kepala daerah di Jatim harus mengoptimalkan potensi Rp26,8 triliun belanja pengadaan barang dan jasa yang dialokasikan untuk UMKM dan produk dalam negeri," tandas Khofifah.
Penampilan budaya juga akan hadir dalam even ini. Yang akan dipertontonkan di even ini mulai tari bedoyo Majapahit, tari topeng Malangan, tari jaranan senterewe, tari gandrung Banyuwangi, musik keroncong, dan pameran aneka macam kuliner Jawa Timur.
"Ini juga menjadi bagian dari kampanye gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia agar masyarakat semakin mencintai dan menggunakan karya anak bangsa, utamanya produk UMKM lokal," ujarnya. Baca juga: Pekerja Cat Reklame Tersengat Listrik, Jatuh Terpental Hantam Trotoar
Apalagi, lanjut Khofifah, pihaknya menginstruksikan agar sebanyak 40 persen pengadaan barang dan jasa di Jatim wajib menggunakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Seluruh kepala daerah di Jatim harus mengoptimalkan potensi Rp26,8 triliun belanja pengadaan barang dan jasa yang dialokasikan untuk UMKM dan produk dalam negeri," tandas Khofifah.
(don)
Lihat Juga :