Dialog dengan Mensos Risma, Warga Asmat Papua Minta Guru dan Jaringan Telepon
Jum'at, 25 Maret 2022 - 02:07 WIB
loading...
A
A
A
Secara rinci, bantuan Mensos untuk Keuskupan Agats senilai Rp7.616.560.000, untuk Pemerintah Kabupaten Asmat Rp1.301.340.000, dan untuk pengurus Masjid An-Nur Rp945.580.000. Penyerahan bantuan dipusatkan di Kampung Erosaman dan Kampung Amagais.
Mensos Risma mengaku, salah satu yang dikeluhkan warga adalah masalah pendidikan. Namun, Kemensos mengakui pihaknya sangat terbatas dalam memberikan bantuan pendidikan, karena tidak langsung menangani persoalan itu. Kemudian masalah aksesibilitas, yang juga perlu perahu.
"Kalau menggunakan jalan sulit, makanya mereka menggunakan perahu. Di beberapa titik begitu, walaupun ada juga kampung yang sudah memiliki jalan, anak anaknya minta sepeda, " katanya.
Menurut dia, Pemerintah tak hanya memberikan bantuan dalam bentuk jadi, tetapi juga bantuan yang bersifat pemberdayaan masyarakat seperti budidaya ayam petelur. Sampai saat ini progresnya cukup bagus.
Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu mengatakan, pihaknya mendorong agar bantuan ini bisa dikelola oleh masyarakat sehingga diharapkan bisa memberi manfaat lebih baik kepada warga. Sepertihalnya budidaya sayur, lele, dan ayam petelur.
"Respons warga juga luar biasa. Saya lihat di Amagais produksi ada dan dinikmati warga, dan sampai dijual ke luar Amagais. Harapan ini akan berlanjut produksi banyak sehingga bisa menekan harga, " katanya.
Apalagi, kata dia, sekarang SDA berkurang, sehingga memang perlu ada perubahan habit masyarakat dari yang selama ini mengandalkan alam, menjadi budidaya.
Mensos Risma mengaku, salah satu yang dikeluhkan warga adalah masalah pendidikan. Namun, Kemensos mengakui pihaknya sangat terbatas dalam memberikan bantuan pendidikan, karena tidak langsung menangani persoalan itu. Kemudian masalah aksesibilitas, yang juga perlu perahu.
"Kalau menggunakan jalan sulit, makanya mereka menggunakan perahu. Di beberapa titik begitu, walaupun ada juga kampung yang sudah memiliki jalan, anak anaknya minta sepeda, " katanya.
Menurut dia, Pemerintah tak hanya memberikan bantuan dalam bentuk jadi, tetapi juga bantuan yang bersifat pemberdayaan masyarakat seperti budidaya ayam petelur. Sampai saat ini progresnya cukup bagus.
Bupati Kabupaten Asmat Elisa Kambu mengatakan, pihaknya mendorong agar bantuan ini bisa dikelola oleh masyarakat sehingga diharapkan bisa memberi manfaat lebih baik kepada warga. Sepertihalnya budidaya sayur, lele, dan ayam petelur.
"Respons warga juga luar biasa. Saya lihat di Amagais produksi ada dan dinikmati warga, dan sampai dijual ke luar Amagais. Harapan ini akan berlanjut produksi banyak sehingga bisa menekan harga, " katanya.
Apalagi, kata dia, sekarang SDA berkurang, sehingga memang perlu ada perubahan habit masyarakat dari yang selama ini mengandalkan alam, menjadi budidaya.
(nic)
Lihat Juga :