Jayadi Nas Nilai Perencanaan Pembangunan di Bantaeng Matang
Kamis, 24 Maret 2022 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, hal mendasar yang merupakan efek dari perencanaan pembangunan yang matang ini adalah efek pandemi Covid-19 yang tidak begitu terasa di Bantaeng. Dia juga menyebut, Bantaeng selalu menjadi daerah yang mewakili Sulsel dalam perencanaan pembangunan di tingkat nasional.
"Laju pertumbuhan ekonomi di Bantaeng tetap positif meski pandemi Covid-19. Rasanya Bantaeng ini, ada atau tidak ada pandemi Civid-19, tetap sama. Tetap tumbuh positif," jelas dia.
Jayadi Nas juga mengajak kepada daerah-daerah lain di Sulsel untuk mempelajari perencanaan yang dilakukan Pemkab Bantaeng. Dia mengakui, peran perencanaan itu tidak terlepas dari peran Bupati Bantaeng, Ilham Azikin. "Saya kenal beliau ini. Dia adalah perencana yang sangat baik," jelas dia.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengakui indikator-indikator makro di Kabupaten Bantaeng cukup baik sepanjang 2021. Meski demikian, dia mengakui ada beberapa kekurangan. Di antaranya adalah angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dia menyebut, pemerintah telah melakukan upaya-upaya untuk menekan angka kemiskinan itu. Dia menyebut, tahun ini, Pemkab Bantaeng telah mendapat kuota pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sebanyak 1.444 orang.
"Laju pertumbuhan ekonomi di Bantaeng tetap positif meski pandemi Covid-19. Rasanya Bantaeng ini, ada atau tidak ada pandemi Civid-19, tetap sama. Tetap tumbuh positif," jelas dia.
Jayadi Nas juga mengajak kepada daerah-daerah lain di Sulsel untuk mempelajari perencanaan yang dilakukan Pemkab Bantaeng. Dia mengakui, peran perencanaan itu tidak terlepas dari peran Bupati Bantaeng, Ilham Azikin. "Saya kenal beliau ini. Dia adalah perencana yang sangat baik," jelas dia.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengakui indikator-indikator makro di Kabupaten Bantaeng cukup baik sepanjang 2021. Meski demikian, dia mengakui ada beberapa kekurangan. Di antaranya adalah angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dia menyebut, pemerintah telah melakukan upaya-upaya untuk menekan angka kemiskinan itu. Dia menyebut, tahun ini, Pemkab Bantaeng telah mendapat kuota pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sebanyak 1.444 orang.
Lihat Juga :