Tim Abdimas Ubaya Sebut Edukasi Normal Baru Harus Digalakkan

Rabu, 17 Juni 2020 - 08:25 WIB
loading...
Tim Abdimas Ubaya Sebut...
Kesadaran kepada warga mengenai pentingnya protokol kesehatan menjadi bagian yang harus digalakkan. Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Sejak dibukanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan penerapan kehidupan baru di tengah pandemi COVID-19, edukasi kepada warga menjadi penting guna menekan angka penularan dan penyebaran virus.

(Baca juga: Jelang Man City vs Arsenal, Guardiola Ngeluh Kurangnya Persiapan )

Tim pengabdian masyarakat Universitas Surabaya (Abdimas Ubaya), Anita Dahliana menyebut, bahwa edukasi normal baru dengan menanamkan kesadaran kepada warga mengenai pentingnya protokol kesehatan, menjadi bagian yang harus digalakkan. Hal itu lantaran banyaknya warga yang didominasi oleh dewasa tua atau lansia yang tergolong rentan dengan imunitas tubuh.

"Edukasi terkait normal baru juga diimbangi dengan informasi kesehatan dalam menjaga daya tahan tubuh," katanya dalam kegiatan sosialisasi kesehatan sebagai persiapan menjalani kehidupan normal baru di Balai RW 3 Pepelegi, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

(Baca juga: Realme Narzo Perdana Masuk Indonesia, Hanya Dijual Online )

Ia melanjutkan, bentuk edukasi yang diberikan kepada warga bisa berupa gambaran mengenai proses penularan virus, faktor komorbid atau penyakit lain yang diderita warga sehingga dapat menimbulkan gejala yang rentan terhadap COVID-19.

Kemudian cara menanganinya dan apa saja yang harus dipersiapkan menghadapi normal baru. "Suplemen dapat dikonsumsi, namun perlu ditunjang dengan nutrisi yang baik bagi daya tahan tubuh," sambungnya.

Ada beberapa tips kesehatan yang diberikan kepada warga dalam menghadapi normal baru di tengah pandemi COVID-19. Pertama, terapkan physical distancing dan jaga jarak sekitar 1-2 meter dengan orang lain.

(Baca juga: Prudential dan Eastspring Indonesia Tegaskan Komitmen Perlindungan Bagi Nasabah )

Kedua, bawa masker cadangan dan gunakan masker sesuai standar WHO (World Health Organization) yang terdiri dari tiga lapis. Ketiga, pemakaian masker yang tepat untuk menutupi daerah hidung sampai dagu.

"Ada tiga lapisan masker yang disarankan untuk digunakan sekaligus dibuat masyarakat. Lapisan paling dalam masker disarankan memiliki material yang bisa menyerap seperti katun, lapisan tengahnya berfungsi sebagai filter seperti bahan polypropylene, dan lapisan paling luar yang tidak bisa menyerap seperti bahan polyester. Namun, untuk lansia di usia 60 tahun ke atas atau memiliki faktor komorbid maka disarankan menggunakan masker bedah atau medis," terang Anita Dahlia.

Tips selanjutnya, mengajari warga dengan melakukan cuci tangan yang baik dan benar sesuai standar WHO. Berikutnya, etika batuk atau bersin yang benar menggunakan tissue. Jika tidak ada tissue gunakan siku tangan untuk menutupi. Olahraga yang cukup dengan durasi 30 menit dan frekuensi 3-5 kali/minggu.

(Baca juga: Kenali Akhlak Suami yang Dibenci Allah )

Menurutnya, olahraga yang berlebihan di luar kapasitas diri dapat membuat daya tahan tubuh menjadi menurun. Di samping itu, istirahat yang cukup serta pengendalian spiritual berfungsi untuk mengontrol stress berlebihan dan meningkatnya daya tahan tubuh.

"Berjemur di bawah sinar matahari di pagi hari selama 10 menit, berguna untuk mengaktivasi vitamin D yang baik bagi tubuh," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Santri Pesantren Teknologi...
Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme
Belajar ke Tawangmangu,...
Belajar ke Tawangmangu, Warga Mojokerto Siap Olah Toga Jadi Produk Unggulan
Fakultas Farmasi Ubaya...
Fakultas Farmasi Ubaya Dampingi Warga Produksi Pangan yang Baik untuk IRT
Majukan Dunia Pendidikan,...
Majukan Dunia Pendidikan, Bank Jatim Teken Kerja Sama dengan Ubaya
Jatijejer Siap Jadi...
Jatijejer Siap Jadi Desa Atsiri Pertama di Jawa Timur
Tok! Pembunuh Mahasiswi...
Tok! Pembunuh Mahasiswi Ubaya Divonis 20 Tahun Penjara
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved