Bea Cukai Makassar Sita Sejuta Rokok Ilegal asal China, Satu Orang Diamankan
Selasa, 22 Maret 2022 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi totalnya diamankan sekitar 110 karton rokok ilegal dengan nilai sekitar Rp 915 juta lebih," terangnya.
Sementara itu, Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu, memberikan apresiasi tinggi kepada KPPBC Makassar yang berhasil mencegah masuknya rokok ilegal.
"Terima kepada kepala Bea Cukai Makassar , Polri, dan TNI yang berhasil menangkap dan mengamankan satu juta lebih rokor ilegal," ujar dia.
Sementara itu, Kakanwil DJBC Sulbagsel, Nugroho Wahyu, menerangkan dari jumlah rokok ilegal yang diamankan berpotensi menghilangkan pendapatan negara sekitar Rp700 juta. Olehnya itu, pihaknya komitmen dan serius dalam memberantas peredaran rokok ilegal.
"Rokok ini cukainya lumayan, belum lagi pajaknya jadi tangkapan ini lebih dari satu juta batang rokok berarti ada sekitar Rp700 juta pendapatan negara hilang. Itulah kenapa kami sangat serius untuk memberantas rokok ilegal karena pendapatan negara ini sangat banyak yag hilang," terangnya.
Rokok tersebut terindikasi diimpor dari luar dikarenakan pada kemasan rokok tersebut semuanya bertuliskan huruf China, yang kemudian akan di kirimkan ke pada pekerja tambang yang merupakan warga negara asing.
Sementara itu, Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulbagsel, Nugroho Wahyu, memberikan apresiasi tinggi kepada KPPBC Makassar yang berhasil mencegah masuknya rokok ilegal.
"Terima kepada kepala Bea Cukai Makassar , Polri, dan TNI yang berhasil menangkap dan mengamankan satu juta lebih rokor ilegal," ujar dia.
Sementara itu, Kakanwil DJBC Sulbagsel, Nugroho Wahyu, menerangkan dari jumlah rokok ilegal yang diamankan berpotensi menghilangkan pendapatan negara sekitar Rp700 juta. Olehnya itu, pihaknya komitmen dan serius dalam memberantas peredaran rokok ilegal.
"Rokok ini cukainya lumayan, belum lagi pajaknya jadi tangkapan ini lebih dari satu juta batang rokok berarti ada sekitar Rp700 juta pendapatan negara hilang. Itulah kenapa kami sangat serius untuk memberantas rokok ilegal karena pendapatan negara ini sangat banyak yag hilang," terangnya.
Rokok tersebut terindikasi diimpor dari luar dikarenakan pada kemasan rokok tersebut semuanya bertuliskan huruf China, yang kemudian akan di kirimkan ke pada pekerja tambang yang merupakan warga negara asing.
Lihat Juga :