Asah Bahasa Inggris Siswa, MGMP Gelar Maros English Competition
Selasa, 22 Maret 2022 - 14:22 WIB
loading...
Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris menggelar Maros English Competition (MEC) 2022, Selasa (22/3/2022). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Maros menggelar Maros English Competition (MEC) 2022. Pembukaan kegiatan digelar di Gedung Baruga A Kantor Bupati Maros , Selasa (22/3/2022).
Kegiatan kompetisi yang digelar MGMP Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Maros ini berhasil menarik minat 90 peserta dari 34 SMP/MTs se-Kabupaten Maros.
Baca juga:Kemenag Maros Lakukan Persiapan Pemberangkatan Haji Tahun Ini
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros , Andi Patiroi mengungkap, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan kompetisi Bahasa Inggris ini.
"Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros sangat mendukung kegiatan seperti ini. Sebab, ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam mengembangkan karakter dan kompetensi siswa," jelasnya.
Dirinya melanjutkan, Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, maka sangat penting untuk dipelajari. Dia berharap, siswa yang berhasil meraih juara nantinya jangan berhenti di MEC ini. Dia ingin, para juara mengikuti kompetisi di level lebih tinggi, termasuk di tingkat provinsi.
"Karena sudah beberapa kali diadakan, ke depannya semoga akan ada inovasi-inovasi baru. Bahkan bisa diadakan dengan cakupan yang lebih besar seperti mengundang kabupaten-kabupaten lain misalnya," ujarnya.
Baca juga:Vaksinasi Dosis Ketiga Personel Polres Maros Capai 80%
Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Maros, Zulfiah Ulfa mengungkap, awalnya di 2019 pihak MGMP sangat menginginkan adanya ajang penampilan siswa ke publik. Atas inisiasi dari Ketua MGMP saat itu, Rosmawati, akhirnya Speech and Storytelling Contests 2019 berhasil terlaksana.
"Alhamdulillah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2019 dan 2020 dengan nama English Speech and Storytelling Contests. Setelah tahun sebelumnya vakum karena pandemi, kami yang merindukan suasana kompetisi akhirnya menyelenggarakan kembali dengan nama Maros English Competition 2022," ungkapnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ungkap Ulfa, tahun ini terdapat penambahan item lomba. Yang mulanya hanya speech (pidato) dan storytelling (bercerita), sekarang lebih menarik dengan ditambah lomba vlog competition.
"Lomba pidato bahasa Inggris kita beri tema kesadaran mengenai perubahan iklim, ini akan menggugah siswa untuk menyadari tindakan yang tepat demi perbaikan lingkungan. Lomba bercerita kita beri tema cerita rakyat agar siswa kita mencintai budayanya, ini sejalan dengan program Kabupaten Maros menuju kabupaten literasi," bebernya.
Baca juga:Jumlah Penumpang Pesawat dari Makassar ke Lombok Naik Jelang MotoGP Mandalika
Ulfa mengaku sangat berbangga atas sambutan luar biasa dari penambahan item kompetisi vlog competition. Mengangkat tema "I'm Proud of my School and Interesting Places in Maros", cuplikan video tersebut berisi perkenalan sekolah dari masing-masing peserta dan tempat-tempat menarik yang ada di Kabupaten Maros.
"Kompetisi vlog ini mendapat sambutan yang luar biasa. Dalam satu pekan saja, channel youtube yang memuat vlog siswa-siswi ini telah ditonton oleh lebih dari 32 ribu viewers. Penontonnya tidak hanya dari Maros, tapi dari seluruh Indonesia, bahkan ada dari negara seberang," pungkasnya.
Kegiatan kompetisi yang digelar MGMP Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Maros ini berhasil menarik minat 90 peserta dari 34 SMP/MTs se-Kabupaten Maros.
Baca juga:Kemenag Maros Lakukan Persiapan Pemberangkatan Haji Tahun Ini
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros , Andi Patiroi mengungkap, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan kompetisi Bahasa Inggris ini.
"Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros sangat mendukung kegiatan seperti ini. Sebab, ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam mengembangkan karakter dan kompetensi siswa," jelasnya.
Dirinya melanjutkan, Bahasa Inggris adalah bahasa internasional, maka sangat penting untuk dipelajari. Dia berharap, siswa yang berhasil meraih juara nantinya jangan berhenti di MEC ini. Dia ingin, para juara mengikuti kompetisi di level lebih tinggi, termasuk di tingkat provinsi.
"Karena sudah beberapa kali diadakan, ke depannya semoga akan ada inovasi-inovasi baru. Bahkan bisa diadakan dengan cakupan yang lebih besar seperti mengundang kabupaten-kabupaten lain misalnya," ujarnya.
Baca juga:Vaksinasi Dosis Ketiga Personel Polres Maros Capai 80%
Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Inggris SMP/MTs Kabupaten Maros, Zulfiah Ulfa mengungkap, awalnya di 2019 pihak MGMP sangat menginginkan adanya ajang penampilan siswa ke publik. Atas inisiasi dari Ketua MGMP saat itu, Rosmawati, akhirnya Speech and Storytelling Contests 2019 berhasil terlaksana.
"Alhamdulillah sebelumnya sukses digelar pada tahun 2019 dan 2020 dengan nama English Speech and Storytelling Contests. Setelah tahun sebelumnya vakum karena pandemi, kami yang merindukan suasana kompetisi akhirnya menyelenggarakan kembali dengan nama Maros English Competition 2022," ungkapnya.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ungkap Ulfa, tahun ini terdapat penambahan item lomba. Yang mulanya hanya speech (pidato) dan storytelling (bercerita), sekarang lebih menarik dengan ditambah lomba vlog competition.
"Lomba pidato bahasa Inggris kita beri tema kesadaran mengenai perubahan iklim, ini akan menggugah siswa untuk menyadari tindakan yang tepat demi perbaikan lingkungan. Lomba bercerita kita beri tema cerita rakyat agar siswa kita mencintai budayanya, ini sejalan dengan program Kabupaten Maros menuju kabupaten literasi," bebernya.
Baca juga:Jumlah Penumpang Pesawat dari Makassar ke Lombok Naik Jelang MotoGP Mandalika
Ulfa mengaku sangat berbangga atas sambutan luar biasa dari penambahan item kompetisi vlog competition. Mengangkat tema "I'm Proud of my School and Interesting Places in Maros", cuplikan video tersebut berisi perkenalan sekolah dari masing-masing peserta dan tempat-tempat menarik yang ada di Kabupaten Maros.
"Kompetisi vlog ini mendapat sambutan yang luar biasa. Dalam satu pekan saja, channel youtube yang memuat vlog siswa-siswi ini telah ditonton oleh lebih dari 32 ribu viewers. Penontonnya tidak hanya dari Maros, tapi dari seluruh Indonesia, bahkan ada dari negara seberang," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :