Kasus Pengeroyokan Siswa SMA di Minahasa Tenggara Dipicu karena Cemburu
Senin, 21 Maret 2022 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Penganiayaan dilakukan oleh dua pelaku di depan gerbang sekolah. Tanpa basa-basi kedua pelaku langsung memukul wajah korban berulang kali, sehingga korban harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tombatu.
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Sesama Siswa SMA di Minahasa Tenggara Berakhir Damai
Mendapatkan laporan penganiayaan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat mengambil tindakan, melakukan permintaan Visum et Repertum (VeR) terhadap korban, mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan dan melakukan penggalangan kepada orang tua korban untuk dilakukan mediasi.
“Kedua belah pihak sudah dipertemukan pada Sabtu (19/3/2022) siang, yang dihadiri oleh kedua orang tua pelaku maupun korban, Polri dan Kepala Sekolah. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan mediasi, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin, dengan mengundang Hukum Tua, Pemuka Agama, dan pihak sekolah,” pungkasnya.
Baca juga: Kasus Pengeroyokan Sesama Siswa SMA di Minahasa Tenggara Berakhir Damai
Mendapatkan laporan penganiayaan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat mengambil tindakan, melakukan permintaan Visum et Repertum (VeR) terhadap korban, mencari saksi-saksi untuk dimintai keterangan dan melakukan penggalangan kepada orang tua korban untuk dilakukan mediasi.
“Kedua belah pihak sudah dipertemukan pada Sabtu (19/3/2022) siang, yang dihadiri oleh kedua orang tua pelaku maupun korban, Polri dan Kepala Sekolah. Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan mediasi, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin, dengan mengundang Hukum Tua, Pemuka Agama, dan pihak sekolah,” pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :