Aksi Heroik Bidan Desa Susuri Sungai Bantu Melahirkan Warga Terpencil
Senin, 21 Maret 2022 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengaku takut menorobos banjir ketika ada warga desa yang hendak melahirkan. Namun hal itu merupakan kewajiban dirinya yang bekerja sebagai bidan desa di pedalaman.
"Pastinya takut juga menyeberang karena deras arusnya. Kembali lagi namanya demi keselamatan pasien apapun harus dilakukan, termasuk harus melewati sungai yang airnya lumayan deras," kata Mega Armini yang dikonfirmasi Sindonews, Senin (21/3/2022).
Dirinya juga memberanikan diri menerobos sungai untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Apalagi pengabdian juga dilakukan di kampung halamannya sendiri.
"Namanya juga mengabdikan diri di kampung halaman sendiri, walau salah satunya harus menerebos banjir ketika cuaca ekstrim karena kita ketahui lokasi dan medan yang ada di Bontocani," kata Mega.
Alumni D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Makassar tahun 2017 mengaku sudah mengabdi menjadi bidan di kampung halamannya sudah kurang lebih 10 tahun.
"Pastinya takut juga menyeberang karena deras arusnya. Kembali lagi namanya demi keselamatan pasien apapun harus dilakukan, termasuk harus melewati sungai yang airnya lumayan deras," kata Mega Armini yang dikonfirmasi Sindonews, Senin (21/3/2022).
Dirinya juga memberanikan diri menerobos sungai untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Apalagi pengabdian juga dilakukan di kampung halamannya sendiri.
"Namanya juga mengabdikan diri di kampung halaman sendiri, walau salah satunya harus menerebos banjir ketika cuaca ekstrim karena kita ketahui lokasi dan medan yang ada di Bontocani," kata Mega.
Alumni D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Makassar tahun 2017 mengaku sudah mengabdi menjadi bidan di kampung halamannya sudah kurang lebih 10 tahun.
Lihat Juga :