Pro Kontra Daerah Otonomi Baru, Masyarakat Adat Tabi Papua Tetap Perjuangkan Pemekaran
Minggu, 20 Maret 2022 - 21:39 WIB
loading...
A
A
A
Dikatakan, tanah Tabi adalah pusatnya pendidikan dan lainnya di Papua, masyarakat dari segala penjuru datang ke Tabi. Sehingga abdikan diri ke masyarakat di kampung halaman jika pendidikan telah selesai.
"Kalau sudah selesai ya bangun daerahnya, kampungnya biar maju, praktekkan ilmu dan kepakaran yang sudah diperoleh dari Tabi ke kampung masing-masing. Tabi ada kami, biarkan kami yang membangun negeri kami sendiri,"ucapnya.
Dikatakannya, pemahaman pemekaran daerah jangan hanya dilihat dari sisi politis saja, namun merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan lainnya.
"Mari kita terima dengan sukacita pemekaran ini, mari bangun kampung kita kita. Kalau pemerintah sudah putuskan ada kebijakan negara, ada berbagai kemungkinan jabatan seperti gubernur legislatif, ada eksekutif, ada anggaran ada lainnya, maka silahkan balik supaya kita bangun kampung-kampung kita," katanya.
Dikatakan lagi, Pemekaran daerah penting agar tidak ada penumpukan SDM, seperti yang terjadi di Tabi saat ini. Distribusi SDM bisa dilakukan dengan pemekaran, sehingga lapangan kerja terbuka. Dirinya juga menyebut jika pihak-pihak yang masih menolak DOB perlu diberikan pemahaman.
"Ya mungkin hanya beberapa yang masih menolak, perlu diberikan pemahaman. Jangan ditumpangi kepentingan politik lain. Pemekaran jadi balik ke kampung dan bangun kampungnya masing-masing," pungkasnya.
"Kalau sudah selesai ya bangun daerahnya, kampungnya biar maju, praktekkan ilmu dan kepakaran yang sudah diperoleh dari Tabi ke kampung masing-masing. Tabi ada kami, biarkan kami yang membangun negeri kami sendiri,"ucapnya.
Dikatakannya, pemahaman pemekaran daerah jangan hanya dilihat dari sisi politis saja, namun merupakan bagian dari pemerataan pembangunan dan lainnya.
"Mari kita terima dengan sukacita pemekaran ini, mari bangun kampung kita kita. Kalau pemerintah sudah putuskan ada kebijakan negara, ada berbagai kemungkinan jabatan seperti gubernur legislatif, ada eksekutif, ada anggaran ada lainnya, maka silahkan balik supaya kita bangun kampung-kampung kita," katanya.
Dikatakan lagi, Pemekaran daerah penting agar tidak ada penumpukan SDM, seperti yang terjadi di Tabi saat ini. Distribusi SDM bisa dilakukan dengan pemekaran, sehingga lapangan kerja terbuka. Dirinya juga menyebut jika pihak-pihak yang masih menolak DOB perlu diberikan pemahaman.
"Ya mungkin hanya beberapa yang masih menolak, perlu diberikan pemahaman. Jangan ditumpangi kepentingan politik lain. Pemekaran jadi balik ke kampung dan bangun kampungnya masing-masing," pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :