Bukan PSBB, Kota Semarang Pilih Jogo Tonggo untuk Lawan Corona
Jum'at, 24 April 2020 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
Hendi mengatakan Jogo Tonggo tersebut bakal mulai diberlakukan pada Senin (27/4/2020) lusa. Sementara Sabtu dan Minggu besok dimanfaatkan untuk persiapan dan sosialisasi ke masyarakat. Hendi berharap dengan cara tersebut penurunan kasus COVID-19 di Semarang bisa menurun.
"Pergerakan di Semarang tidak pernah ada berita klaim penurunan. Mudah-mudahan dengan banyaknya tim dan pos pantau, angka Covid-19 di Semarang bisa menurun," katanya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan dalam pemberantasan COVID-19 ini jangan sampai membiarkan tenaga medis jadi benteng terdepan. Masyarakat lah yang mestinya menjadi garda terdepan dengan bersenjatakan air mengalir, sabun dan masker. Dan menerapkan strategi inti, tetap tinggal di rumah dan jaga jarak.
"Basisnya desa atau kampung. Kenapa? Ruang yang lebih kecil bisa kita lakukan kendali yang lebih managable. Kalau kita mau tetapkan PSBB, sudahkah kita menghitung dan siap? Kalau belum, kita latihan dulu dengan melakukan tindakan seperti PSBB. Pasar mulai kita ubah mulai besok. Yang ke sana harus cuci tangan, wajib pakai masker, kalau tidak suruh pulang," katanya.
"Pergerakan di Semarang tidak pernah ada berita klaim penurunan. Mudah-mudahan dengan banyaknya tim dan pos pantau, angka Covid-19 di Semarang bisa menurun," katanya.
Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan dalam pemberantasan COVID-19 ini jangan sampai membiarkan tenaga medis jadi benteng terdepan. Masyarakat lah yang mestinya menjadi garda terdepan dengan bersenjatakan air mengalir, sabun dan masker. Dan menerapkan strategi inti, tetap tinggal di rumah dan jaga jarak.
"Basisnya desa atau kampung. Kenapa? Ruang yang lebih kecil bisa kita lakukan kendali yang lebih managable. Kalau kita mau tetapkan PSBB, sudahkah kita menghitung dan siap? Kalau belum, kita latihan dulu dengan melakukan tindakan seperti PSBB. Pasar mulai kita ubah mulai besok. Yang ke sana harus cuci tangan, wajib pakai masker, kalau tidak suruh pulang," katanya.
(abd)
Lihat Juga :