Kematian Tragis Anak Hayam Wuruk, Kepalanya Dipenggal dan Dibawa ke Majapahit

Jum'at, 18 Maret 2022 - 09:36 WIB
loading...
A A A
Hal ini juga yang membuat putra Wikramawardhana, Bhre Tumapel dan Hyang Parameswara kebingungan membela siapa antara Wikramawardhana dengan Bhre Wirabumi. Mengingat keduanya masih memiliki trah keturunan bangsawan yang sama-sama berasal dari keluarga raja.

Peperangan yang terjadi membuat anak Hayam Wuruk Bhre Wirabumi tewas. Ia sebenarnya berhasil melarikan diri dari peperangan yang sudah menyudutkan kekuatannya. Bhre Wirabumi melarikan diri menaiki perahu pada malam hari untuk menghindari kejaran Ratu Angabaya Bhre Narapati. Baca juga: Demi Menyatukan Nusantara, Gajah Mada Masukkan Sanksi Mesum dalam Aturan Hukum Majapahit

Nahas saat melarikan diri itulah Bhre Wirabumi justru tertangkap oleh pasukan dari Wikramawardhana. Sang anak raja termahsyur Majapahit itu harus tewas dipenggal kepalanya. Kepalanya kemudian dibawa ke Majapahit, untuk dicandikan di Lung. Candi makamnya disebut Grisapura.

Setelah raja Suhita bertahta di Majapahit, Bhre Daha naik tahta. Dia adalah keturunan Bhre Wirabumi. Alhasil ketika menjadi raja Bhre Narapati yang menangkap dan membunuh Bhre Wirabumi langsung dihukum oleh Bhre Daha.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Kisah Gumbreg, Pasukan...
Kisah Gumbreg, Pasukan Barisan Berani Mati Bung Tomo yang Tembak Pesawat Tempur di Perang November 1945
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Rekomendasi
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved