Awasi Minyak Goreng, 200 Personel TNI-Polri Berjaga di 11 Pasar Wilayah Bogor
Rabu, 16 Maret 2022 - 19:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Polisi Sidak Gudang Distributor Minyak Goreng di Bogor, Ini Penyebab Kelangkaan
"Memang ke depan kita akan terus memonitor, menjelang situasi sampai dengan Ramadhan. Sampai dengan saat ini kami belum menemukan pelanggaran yang signifikan, namun tim pengawas ini secara persuasif, menghimbau kepada para pedagang untuk tidak mengambil harga yang berlebihan dan kuantiti yang dibeli oleh para pembeli tidak belebihan," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan masih terdapat persoalan dari pihak produsen, khususnya ketersediaan minyak goreng kemasan premium. Tetapi, pihaknya akan memastikan tidak ada panic buying ataupun penimbunan di Kota Bogor.
"Kami melihat ketersediaan minyak gorang di pasaran yang jelas sangat langka. Yang sulit ditemukan adalah minyak goreng kemasan yang datangnya seminggu sekali, itu pun satu kios dua atau tiga kotak saja. Yang lebih banyak adalah minyak goreng curah harganya di atas rata-rata sedikit," kata Bima.
"Memang ke depan kita akan terus memonitor, menjelang situasi sampai dengan Ramadhan. Sampai dengan saat ini kami belum menemukan pelanggaran yang signifikan, namun tim pengawas ini secara persuasif, menghimbau kepada para pedagang untuk tidak mengambil harga yang berlebihan dan kuantiti yang dibeli oleh para pembeli tidak belebihan," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan masih terdapat persoalan dari pihak produsen, khususnya ketersediaan minyak goreng kemasan premium. Tetapi, pihaknya akan memastikan tidak ada panic buying ataupun penimbunan di Kota Bogor.
"Kami melihat ketersediaan minyak gorang di pasaran yang jelas sangat langka. Yang sulit ditemukan adalah minyak goreng kemasan yang datangnya seminggu sekali, itu pun satu kios dua atau tiga kotak saja. Yang lebih banyak adalah minyak goreng curah harganya di atas rata-rata sedikit," kata Bima.
(thm)
Lihat Juga :