Pemerintah Kota Makassar Didesak Gelar Pemilu Raya RT/RW
Rabu, 16 Maret 2022 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Mantan Ketua RW dari Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Jufri Bangunis, mengatakan pihaknya ingin memperjelas seperti apa kriteria Pj yang ditunjuk.
Selain itu, dirinya juga mempertanyakan kapan kepastian penyelenggaraan Pemilu Raya. Musababnya, berdasarkan SK yang dia miliki, masa jabatannya baru akan berakhir pada 23 Maret 2022. Pemkot Makassar pun didesak segera mengagendakan Pemilu Raya RT/RW.
"Kenapa tiba-tiba ada Pj. Pemberhentian hanya secara lisan, tidak ada SK, dan ini sangat membingungkan warga di bawah. Kalau memang sudah ada Pj baru, kenapa tidak ada SK pemberhentian supaya kami sampaikan kepada warga bahwa kami sudah diberhentikan dan sudah ada Pj baru yang bisa melaksanakan tugas berikutnya," jelasnya.
Bahkan, Jufri mengaku penonaktifan dirinya sebagai Ketua RW diketahui dari warga. "Ada warga yang datang ke saya untuk sampaikan itu. Saya bingung juga apakah saya sudah dinonaktifkan atau masih menjabat. Masyarakat juga ikut bingung," imbuh Jufri.
Sementara itu, hingga saat ini pemerintah kota belum juga mengeluarkan pernyataan terkait penyelenggaraan Pemilu Raya.
Baca Juga: Soal Wacana Pergantian, Ketua RT/RW di Makassar Tegas Tolak Penunjukan Pj
Selain itu, dirinya juga mempertanyakan kapan kepastian penyelenggaraan Pemilu Raya. Musababnya, berdasarkan SK yang dia miliki, masa jabatannya baru akan berakhir pada 23 Maret 2022. Pemkot Makassar pun didesak segera mengagendakan Pemilu Raya RT/RW.
"Kenapa tiba-tiba ada Pj. Pemberhentian hanya secara lisan, tidak ada SK, dan ini sangat membingungkan warga di bawah. Kalau memang sudah ada Pj baru, kenapa tidak ada SK pemberhentian supaya kami sampaikan kepada warga bahwa kami sudah diberhentikan dan sudah ada Pj baru yang bisa melaksanakan tugas berikutnya," jelasnya.
Bahkan, Jufri mengaku penonaktifan dirinya sebagai Ketua RW diketahui dari warga. "Ada warga yang datang ke saya untuk sampaikan itu. Saya bingung juga apakah saya sudah dinonaktifkan atau masih menjabat. Masyarakat juga ikut bingung," imbuh Jufri.
Sementara itu, hingga saat ini pemerintah kota belum juga mengeluarkan pernyataan terkait penyelenggaraan Pemilu Raya.
Baca Juga: Soal Wacana Pergantian, Ketua RT/RW di Makassar Tegas Tolak Penunjukan Pj
Lihat Juga :