Dua Bulan, 105.293 Sambaran Petir Terjadi di Bengkulu

Senin, 14 Maret 2022 - 10:47 WIB
loading...
Dua Bulan, 105.293 Sambaran...
Peta sambaran petir di wilayah Bengkulu, pada Januari dan Februari 2022 yang mencapai 105.293 kali. Foto/BMKG
A A A
BENGKULU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Geofisika Kepahiang, Provinsi Bengkulu, mencatat sambaran petir di wilayah ini sejak Sabtu 1 Januari 2022 hingga Senin 28 Februari 2022 atau setara 59 hari, terjadi sebanyak 105.293 kali sambaran petir.

Ratusan ribu sambaran petir itu terjadi di 10 kabupaten dan kota di provinsi berjuluk Bumi Rafflesia ini. Di mana pada Januari 2022, terjadi sebanyak 69.135 sambaran dan di Februari 2022, sebanyak 36.158 sambaran.

Baca juga: Warga Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi dan Sambaran Petir

Jumlah sambaran petir tersebut terdeteksi dari peralatan Lightning Detector di dua stasiun, yakni BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang dan BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu.

Untuk di Januari 2022, daerah yang tercatat dengan kejadian petir tertinggi terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, yakni mencapai 24.296 sambaran, sedangkan kejadian petir paling sedikit terjadi di Kota Bengkulu, sebanyak 39 kali sambaran petir.

Adapun rincian sambaran petir, pada Januari 2022, di 10 kabupaten/kota di Bengkulu, yakni di Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 357 sambaran, Bengkulu Tengah, sebanyak 6058, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 9157 sambaran petir.

Lalu, di Kabupaten Kaur sebanyak 534, Kepahiang sebanyak 16053 sambaran, Lebong sebanyak 6460 sambaran, Mukomuko sebanyak 1093, Rejang Lebong 24296, Kabupaten Seluma sebanyak 5088 sambaran dan Kota Bengkulu sebanyak 39 kali sambran petir.

Baca juga: Heboh, Sambaran Petir Membelah Batu Gunung di Arab Saudi

Sementara untuk sambaran petir selama Februari 2022, daerah yang tercatat dengan kejadian petir tertinggi terjadi di Kabupaten Rejang Lebong, yakni mencapai 13.092 sambaran, sedangkan kejadian petir paling sedikit terjadi di Kota Bengkulu, sebanyak 45 sambaran petir.

Adapun rincian sambaran petir di Februari 2022, di 10 kabupaten/kota di Bengkulu, yakni di Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 581 sambaran, Bengkulu Tengah sebanyak 2164 sambaran, Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 4988 sambaran petir.

Kemudian, di Kabupaten Kaur 564 sambaran, Kepahiang sebanyak 7344 sambaran, Lebong sebanyak 2210 sambaran, Mukomuko sebanyak 699 sambaran, Rejang Lebong sebanyak 13029 sambaran, Kabupaten Seluma Seluma sebanyak 4471 sambaran dan Kota Bengkulu sebanyak 45 sambaran petir.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kepahiang Bengkulu, Litman mengatakan, pengamatan petir di wilayah Bengkulu, pada Januari 2022 dan Februari 2022, menggunakan data dari peralatan Lightning Detector Stasiun Geofisika Kepahiang dan Stasiun Klimatologi Bengkulu.

Kerapatan Petir untuk Provinsi Bengkulu dibuat berdasarkan data dari ke-2 sensor Lightning Detector Stasiun Geofisika Kepahiang dan Stasiun Klimatologi Bengkulu, dengan radius maksimum 2 derajat dari masing-masing sensor dan menggunakan grid 111x111.

"Salah satu produk yang dihasilkan BMKG, yaitu peta kerapatan petir, untuk mencakup seluruh wilayah Provinsi Bengkulu," kata Litman, saat dikonfirmasi, Senin (14/3/2022).



Sambaran petir yang terjadi di wilayah Bengkulu, jelas Litman, disebabkan awan cumulonimbus (Cb). Di mana awan ini merupakan awan vertikal menjulang sangat tinggi, padat, yang terkait dengan badai petir, serta cuaca dingin yang lain. Cumulonimbus lebih dikenal sebagai awan petir.

"Penyebab sambaran petir di Bengkulu, awan cumulonimbus (Cb). Untuk sambaran petir bulan Maret, kami belum menganalisa, karena teman-teman buat analisa per bulan, dengan mengambil data dari sensor lain juga," pungkas Litman.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Rekomendasi
KPK Geledah Rumah Anggota...
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi
Mendagri: Kades Harus...
Mendagri: Kades Harus Naik Kelas agar Desa Mandiri dan Bendung Urbanisasi
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Berita Terkini
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved