Bupati Takalar Minta Masjid Tua Benteng Sanrobone Dijaga
Jum'at, 11 Maret 2022 - 17:14 WIB
loading...
Bupati Takalar, Syamsari Kitta membawakan khutbah di Masjid Tua Benteng Sanrobone, Jumat (11/3/2022). Foto: Humas Pemkab Takalar
A
A
A
TAKALAR - Masjid Tua Benteng Sanrobone menjadi pilihan lokasi kegiatan Safari Jumat, Bupati Takalar, Syamsari Kitta pada pekan kedua di bulan Maret 2022, Jumat (11/3/2022).
Syamsari melakukan safari bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Muh Hasbi, anggota DPRD Takalar Muchtar Maluddin, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian dan Camat.
Baca juga:Sekda Takalar Ajak ASN Sejahtera dengan Membangun Usaha dan Investasi
Bertindak sebagai imam, Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar, H Muhammad, dan Bupati Takalar sebagai khatib.
Usai membacakan khutbah Jumat, Syamsari berpesan agar desain dan arsitektur masjid tua Benteng Sanrobone tetap dijaga keasliannya.
Sebagai salah satu masjid tertua Kerajaan Sanrobone, masjid yang terletak di Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, kata Bupati layak menjadi wisata religi.
Baca juga:Plt Gubernur Ajak Semua Pihak Bantu Percepatan Proyek Bendungan Pamukkulu
"Saya titip pesan kepada Pak Sekda dan bapak anggota dewan yang hadir dan seluruh warga agar ketika dilakukan renovasi masjid, jangan sampai meninggalkan arsitektur aslinya, tetap dipertahankan," pinta Bupati .
"Ini akan menjadi wisata religi sekaligus wisata sejarah karena masjid tua Benteng Sanrobone ini salah satu masjid tertua pada jaman penjajahan dahulu," sambung Syamsari .
Pesan ini disampaikan mengingat, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Takalar akan berakhir pada bulan Desember mendatang.
Baca juga:Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemkab Takalar Bentuk Satgas PAD
Selain di Masjid Tua Benteng Sanrobone atau nama lainnya Masjid Baitul Maqdis, Bupati Takalar juga setiap pekan rutin melakukan safari berkeliling kecamatan.
Safari ini sebagai bagian dari gerakan memakmurkan masjid yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar .
Syamsari melakukan safari bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Muh Hasbi, anggota DPRD Takalar Muchtar Maluddin, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian dan Camat.
Baca juga:Sekda Takalar Ajak ASN Sejahtera dengan Membangun Usaha dan Investasi
Bertindak sebagai imam, Kepala Kantor Kementerian Agama Takalar, H Muhammad, dan Bupati Takalar sebagai khatib.
Usai membacakan khutbah Jumat, Syamsari berpesan agar desain dan arsitektur masjid tua Benteng Sanrobone tetap dijaga keasliannya.
Sebagai salah satu masjid tertua Kerajaan Sanrobone, masjid yang terletak di Desa Sanrobone, Kecamatan Sanrobone, kata Bupati layak menjadi wisata religi.
Baca juga:Plt Gubernur Ajak Semua Pihak Bantu Percepatan Proyek Bendungan Pamukkulu
"Saya titip pesan kepada Pak Sekda dan bapak anggota dewan yang hadir dan seluruh warga agar ketika dilakukan renovasi masjid, jangan sampai meninggalkan arsitektur aslinya, tetap dipertahankan," pinta Bupati .
"Ini akan menjadi wisata religi sekaligus wisata sejarah karena masjid tua Benteng Sanrobone ini salah satu masjid tertua pada jaman penjajahan dahulu," sambung Syamsari .
Pesan ini disampaikan mengingat, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Takalar akan berakhir pada bulan Desember mendatang.
Baca juga:Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemkab Takalar Bentuk Satgas PAD
Selain di Masjid Tua Benteng Sanrobone atau nama lainnya Masjid Baitul Maqdis, Bupati Takalar juga setiap pekan rutin melakukan safari berkeliling kecamatan.
Safari ini sebagai bagian dari gerakan memakmurkan masjid yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar .
(luq)
Lihat Juga :