Jatim Dapat Kuota 63 KK untuk Program Transmigrasi 2022 ke Kalimantan dan Sulawesi
Jum'at, 11 Maret 2022 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan, bahwa saat ini masih ditemukan anggapan transmigran adalah orang buangan.
Baca: Pemkot Surabaya Kembali Perketat 19 Pos Masuk Surabaya
Selain itu, program ini kerap dianggap sebagai memindahkan konsentrasi kemiskinan dari satu wilayah ke wilayah lain. Akhirnya, hanya sebagai beban pembangunan bagi pemerintah daerah usai penyerahan.
"Sudah selayaknya transmigrasi tidak lagi didefinisikan sebagai program pemerintah memindahkan warga dari satu daerah ke daerah lainnya. Lebih dari itu, para transmigran juga harus disertai pembekalan dan pendampingan keterampilan, teknologi, dan penyiapan pasar," tandasnya.
Di tahun 2021, pendaftaran transmigrasi di Jatim mencapai 558 kepala keluarga (KK). Dari jumlah itu, hanya 13 KK yang diberangkatkan. Di tahun 2022 ini, Jatim mendapat kuota untuk 63 KK ke Kalimantan dan Sulawesi.
Baca: Pemkot Surabaya Kembali Perketat 19 Pos Masuk Surabaya
Selain itu, program ini kerap dianggap sebagai memindahkan konsentrasi kemiskinan dari satu wilayah ke wilayah lain. Akhirnya, hanya sebagai beban pembangunan bagi pemerintah daerah usai penyerahan.
"Sudah selayaknya transmigrasi tidak lagi didefinisikan sebagai program pemerintah memindahkan warga dari satu daerah ke daerah lainnya. Lebih dari itu, para transmigran juga harus disertai pembekalan dan pendampingan keterampilan, teknologi, dan penyiapan pasar," tandasnya.
Di tahun 2021, pendaftaran transmigrasi di Jatim mencapai 558 kepala keluarga (KK). Dari jumlah itu, hanya 13 KK yang diberangkatkan. Di tahun 2022 ini, Jatim mendapat kuota untuk 63 KK ke Kalimantan dan Sulawesi.
(hsk)
Lihat Juga :