Kawasan Kuliner Kanrerong Direvitalisasi, Puluhan Kios Bakal Direlokasi

Rabu, 09 Maret 2022 - 18:40 WIB
loading...
Kawasan Kuliner Kanrerong...
Setidaknya, ada 78 kios di kawasan kuliner Kanrerong yang bakal dipindah, menyusul revitalisasi yang bakal dilakukan Pemkot Makassar. Foto: Dok SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Puluhan kios di kawasan kuliner Kanrerong Karebosi bakal direlokasi . Setidaknya, ada 78 kios yang bakal dipindah, menyusul revitalisasi yang bakal dilakukan Pemkot Makassar .

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Sri Susilawati, mengatakan kawasan kuliner Kanrerong bakal dipercantik dengan tujuan menjadi city branding Makassar dan pusat wisata kuliner.

"Di situ akan jadi ikon Makassar sehingga harus menarik," ucap Sri.

Kata dia, kios akan direlokasi ke beberapa titik di sejumlah kecamatan. Nantinya lokasi kios bakal ditata sedemikian rupa tanpa mengubah fungsi lahan yang ada.

Baca Juga: Pencopotan Kepala UPTD Kanrerong Tunggu Proses Hukum

"Kami sudah rapat dengan Camat. Ini sementara kami bagi sesuai dengan asal alamat mereka. Jadi sekarang Camat mempersiapkan lahan untuk relokasi . Kami matangkan dulu konsepnya dan ada lahannya baru direlokasi," jelas Sri.

Saat ini, sambung Sri, pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. Di antaranya yakni Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), tim ahli, para Camat, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"BPKP mengarahkan harus sharing risiko. Jadi kami rapat perihal siapa mengerjakan apa, sesuai tupoksi. Makanya sebelum melakukan pembangunan harus bersih sehingga kios yang ada harus direlokasi ,” bebernya.

Sri menjelaskan, kios yang akan direlokasi hanya kios legal dan aktif. Diketahui, ada sekitar 266 kios yang berada di kawasan Kanrerong. Dari 78 kios akan direlokasi , sekitar 17 kios tidak aktif, dan sisanya diduga ilegal sebab disewakan kembali ke pihak lain.

Padahal, dalam Peraturan Wali Kota (Perwali), tercantum adanya larangan agar tidak boleh menyewakan atau memperjualbelikan kios.

“Oleh karena itu Wali Kota mengarahkan harus ada verifikasi faktual terlebih dahulu semuanya sesuai dengan Perwali 9/2018, di situ bakal dilakukan pembinaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Baca Juga: Dugaan Pungli di Kanrerong Ditindaklanjuti, Dewan: Kita akan Turun ke Sana

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengatakan dirinya telah memerintahkan OPD terkait agar menyusun konsep dengan matang. Termasuk mesti pendataan, sebelum melakukan eksekusi. Ia tak ingin ada kekeliruan di dalamnya.

“Kelemahan di pemerintah kota ini kan grasak-grusuk. Mestinya didudukkan dulu datanya, nanti betul-betul mau dibangun baru dipindahkan,” kata Danny-sapaan akrabnya.

“Perencanaan sudah selesai, tinggal mau ditender. Tim merekomendasikan segera pindah, tapi saya minta untuk didata baik-baik para pedagang. Berapa keluarganya, KK-nya, pekerjaannya apa, baru dipindahkan ke kecamatan, lalu pindahkan kembali,” tukasnya.

(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Bangun Taman ASEAN,...
Bangun Taman ASEAN, Pedagang Pasar Barito Direlokasi ke Pasar Mampang Mulai 3 Agustus
Pedagang Pasar Barito...
Pedagang Pasar Barito Direlokasi ke Lenteng Agung, Rano Karno: Satu Tahun Ini Kita Berkorban Dulu
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Rencana Relokasi, DPRD...
Rencana Relokasi, DPRD Kota Bogor Mediasi Pedagang dengan Perumda PPJ
Pengelola Masjid Sunda...
Pengelola Masjid Sunda Kelapa Minta Bantuan Kelurahan Menteng Tertibkan Pedagang
Pemkab Bogor Tunda Penertiban...
Pemkab Bogor Tunda Penertiban Ratusan Lapak Pedagang di Jalur Puncak
Rekomendasi
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Waspada Hujan Abu
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved