Naik Pesawat Kini Bebas Antigen dan PCR, Ayo Nonton MotoGP di Mandalika!
Selasa, 08 Maret 2022 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Yusron menuturkan destinasi Lombok Sumbawa sangat siap menerima kunjungan wisatawan. "Kita siap menerima kunjungan wisatawan. Gili Tramena, Mandalika, Sembalun, sekotong, Tambora, pulau moyo, Pantai Lakey dan desa-desa wisata yang tersebar di NTB siap menerima kunjungan wisatawan," ujar Yusron.
Baca juga: Penampakan 2 Pembunuh Wanita Cantik yang Mayatnya Dibuang di Arcamanik
Dikatakannya, tempat-tempat yang dikunjungi juga siap menerapkan protokol kesehatan yang baik, tansportasi yang mendukung, produk UMKM tak kalah siapnya, atraksi seni budaya pun demikian.
Perihal ketersediaan penginapan, khususnya menjelang gelaran MotoGP, Yusron mengatakan wisatawan jangan ragu karena masih banyak penginapan yang tersedia. "Penginapan kita masih ada, jangan ragu datang menonton, menginap, dan berwisata di lombok Sumbawa,"kata Yusron.
Menurut Yusron per hari ini 8 Maret penginapan masih 6.664 kamar atau berkurang dari 7.211 kamar 4 Maret lalu. Sekitar 547 kamar, ini terjadi karena ada penambahan keterisian penginapan di lombok.
Penambahan keterisian kamar ini terjadi di Mandalika, Mataram, Gili, Sembalun, Tete batu dan Jerowaru.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan perjalanan domestik tanpa antigen dan tes usap PCR akan mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia berharap hal ini menjadi momentum pemulihan ekonomi.
Baca juga: Penampakan 2 Pembunuh Wanita Cantik yang Mayatnya Dibuang di Arcamanik
Dikatakannya, tempat-tempat yang dikunjungi juga siap menerapkan protokol kesehatan yang baik, tansportasi yang mendukung, produk UMKM tak kalah siapnya, atraksi seni budaya pun demikian.
Perihal ketersediaan penginapan, khususnya menjelang gelaran MotoGP, Yusron mengatakan wisatawan jangan ragu karena masih banyak penginapan yang tersedia. "Penginapan kita masih ada, jangan ragu datang menonton, menginap, dan berwisata di lombok Sumbawa,"kata Yusron.
Menurut Yusron per hari ini 8 Maret penginapan masih 6.664 kamar atau berkurang dari 7.211 kamar 4 Maret lalu. Sekitar 547 kamar, ini terjadi karena ada penambahan keterisian penginapan di lombok.
Penambahan keterisian kamar ini terjadi di Mandalika, Mataram, Gili, Sembalun, Tete batu dan Jerowaru.
Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan perjalanan domestik tanpa antigen dan tes usap PCR akan mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia berharap hal ini menjadi momentum pemulihan ekonomi.
Lihat Juga :