Pintu Umrah Dibuka, Puluhan Jamaah Asal Jabar Mulai Terbang ke Arab Saudi

Senin, 07 Maret 2022 - 13:08 WIB
loading...
Pintu Umrah Dibuka,...
Seiring dibukanya kembali pintu umrah oleh Pemerintah Arab Saudi, puluhan jamaah asal Jabar mulai terbang ke Tanah Suci Mekkah.(Ist)
A A A
BANDUNG - Seiring dibukanya kembali pintu umrah oleh Pemerintah Arab Saudi, puluhan jamaah asal Jabar mulai terbang ke Tanah Suci Mekkah.

Kabar bahagia tersebut sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang para calon jamaah umrah, khususnya asal Jabar yang terpaksa menunda umrah akibat pandemi COVID-19 . Apalagi, kabar terakhir menyebutkan bahwa Pemerintah Arab Saudi akan menghapuskan kebijakan karantina, termasuk tes PCR.

Sedikitnya 83 jamaah umrah asal Jabar bakal terbang ke Tanah Suci 20 Maret 2022 mendatang melalui penyelenggara umrah, Mabruk Tour. Dengan penuh semangat, mereka pun menjalani peragaan pelaksanaan ibadah umrah atau manasik umrah di West Point Hotel, Jalan Nurtanio, Kota Bandung, Minggu (6/3/2022) kemarin.

Salah satu jamaah umrah asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Farida (33) mengaku, sangat bersyukur karena kini dia dapat melaksanakan ibadah umrah setelah dua tahun menunggu dan mengalami penundaan selama beberapa kali.

"Alhamdulillah yang kita harapkan bisa terwujud, kali ini bisa umrah bersama Mabruk Tour. Ini adalah keinginan sejak lama," ungkap Farida di sela manasik umrah.

Farida pun mengaku, berupaya menghilangkan kekhawatirannya untuk beribadah di tengah pandemi dengan meningkatkan keyakinan serta terus berdoa supaya perjalanan dan ibadah umrahnya berjalan lancar.

"Kita sudah berencana, sekarang pasrah saja sama Allah. Memang sebelum-sebelumnya kan pemerintah ada penundaan pemberangkatan umrah, semoga kali ini dan seterusnya lancar," katanya.

Farida juga memang berharap tidak menjalani karantina baik di Tanah Suci maupun saat kembali ke Tanah Air. Namun, dia siap menjalani karantina dengan serius jika memang diwajibkan pemerintah.

Sementara itu, Direktur Utama Mabruk Tour Yadi Supriyadi mengatakan, dalam kelompok bimbingan umrahnya kali ini, terdapat 83 jamaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci. Kini, mereka menjalani tahapan manasik umrah.

"Dari Bandung kami berangkat 20 Maret, dari Jakarta 21 Maret setelah PCR. Umrah di tengah pandemi ini perlu ekstra melayani yang mana ada karantina dan PCR yang sudah dikoordinasikan," katanya.

Tidak hanya dari Bandung dan Jabar, pihaknya pun bahkan membawa jamaah dari luar Jabar seperti Jawa Tengah hingga Sulawesi Selatan. Rangkaian ibadah umrah rencananya dilakukan selama 9 hari plus 3 hati karantina di Tanah Suci dan 3 hari di Tanah Air.

Selain mempersiapkan persyaratan umum seperti pasport dan dokumen lainnya, berbagai persyaratan utama di masa pandemi telah ditempuh para jamaah ini, mulai dari wajib vaksin minimal dua kali, tes PCR, termasuk vaksin booster setelah minimal 6 bulan dari vaksin sebelumnya.

Tidak hanya itu, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pun tetap dipatuhi, termasuk aturan karantina saat tiba di Arab Saudi dan pulang kembali ke Indonesia. Baca: Sadis, Mayat Wanita Cantik Bertato Sempat Dibawa Naik Motor Keliling Bandung.

Selain melakukan peragaan manasik umrah, simulasi tawaf secara langsung dengan miniatur kakbah, calon jamaah juga diberikan pembekalan langsung baik materi maupun praktik mengenakan kain ihram dan pembekalan materi secara virtual.

Yadi menambahkan, sebelumnya, Tim Umrah Advance Mitigasi Mabruk Tour juga telah melakukan perjalanan umrah perdana sejak dicabutnya larangan bagi warga Indonesia memasuki kawasan Kerajaan Arab Saudi.

"Diharapkan, setelah keberangkatan umrah perdana, selanjutnya lebih mempermudah bagi jamaah, baik dari karantina yang tidak lama maupun tidak ada karantina, sehingga biaya umrah tidak membengkak," jelasnya. Baca Juga: Demi Sekolah, Para Orang Tua Gendong Anak Seberangi Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru.

Pihaknya telah bekerja sama dengan Saudia Airlines untuk penerbangan langsung tanpa transit. "Sehingga, jamaah umrah Mabruk Tour tidak menghabiskan waktu lama dalam perjalanan dan bisa lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah," pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Rekomendasi
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved