LaNyalla Minta Kepala Daerah Serius Respons Laporan Mafia Bansos
Minggu, 06 Maret 2022 - 20:14 WIB
loading...
Ketua DPD RI saat bertemu dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Hotel Empire Ballroom, Surabaya, Jawa timur, (20/2/2022) lalu. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta kepala daerah merespons serius laporan warga mengenai dugaan mafia bantuan sosial (bansos).
Di Surabaya, masyarakat penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diwajibkan membeli barang di toko/warung tertentu. Jika tidak ikuti arahan, maka diancam bakal dicoret dari daftar penerima ke depannya.
Baca juga: LaNyalla: Rakyat Masih Diam, tapi Kalau Kelewatan Bisa Revolusi Sosial
"Saya sangat sesalkan hal itu. Sebab, di tengah kesusahan masyarakat masih ada saja yang berprilaku serakah. Tak seharusnya warga kurang mampu penerima bantuan dimanfaatkan untuk obyek mengeruk keuntungan. Oknum-oknum ini harus ditindak tegas," tukas LaNyalla, Minggu (6/3/2022).
Untungnya hal tersebut berhasil dibongkar oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. LaNyalla pun memberikan apresiasi.
Di Surabaya, masyarakat penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diwajibkan membeli barang di toko/warung tertentu. Jika tidak ikuti arahan, maka diancam bakal dicoret dari daftar penerima ke depannya.
Baca juga: LaNyalla: Rakyat Masih Diam, tapi Kalau Kelewatan Bisa Revolusi Sosial
"Saya sangat sesalkan hal itu. Sebab, di tengah kesusahan masyarakat masih ada saja yang berprilaku serakah. Tak seharusnya warga kurang mampu penerima bantuan dimanfaatkan untuk obyek mengeruk keuntungan. Oknum-oknum ini harus ditindak tegas," tukas LaNyalla, Minggu (6/3/2022).
Untungnya hal tersebut berhasil dibongkar oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. LaNyalla pun memberikan apresiasi.
Lihat Juga :