Sekda Gowa Harap Produksi Jagung Semakin Meningkat
Sabtu, 05 Maret 2022 - 19:18 WIB
loading...
Pj Sekda Gowa, Kamsina saat menghadiri Gelar Teknologi Penyiapan Lahan Jagung dan Closed Loop Knapsack Sprayer (CLKS) di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (5/3). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina menyambut baik pagelaran Teknologi Penyiapan Lahan Jagung dan Closed Loop Knapsack Sprayer (CLKS) yang dirangkaikan dengan Pelatihan Petani Tahun 2022 di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Sabtu (5/3).
Pagelaran Teknologi Penyiapan Lahan Jagung dan Closed Loop Knapsack Sprayer (CLKS) yang dilaksanakan oleh Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa ini.
Baca juga: Operasi Pasar Sasar Dataran Tinggi Gowa, 1 Ton Minyak Goreng Digelontorkan
"Kita berterima kasih karena dijadikannya Kabupaten Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Kita berharap, mudah-mudahan dengan kegiatan ini, seluruh petani bisa meningkat penghasilannya, sehingga ke depan semakin sejahtera dan bahagia," ungkap Kamsina saat menghadiri kegiatan itu.
Dirinya menyebutkan produksi beberapa komoditas pertanian di subsektor tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Gowa seperti padi, jagung dan hortikultura dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Tercatat pada tahun 2020 tanam komoditas padi seluas 69.144 Ha dengan produksi sebesar 416.778 ton, meningkat dibanding tahun 2019 seluas 62.643 Ha dengan produksi sebesar 403.540 ton atau meningkat sebesar 3,28 persen untuk produksi padi.
Demikian pula untuk komoditas jagung terus mengalami peningkatan, luas tanam pada tahun 2020 seluas 53.455 Ha 48.194 Ha dengan produksi sebesar 296.846 Ha meningkat dibanding tahun 2019 seluas 48.194 Ha dengan produksi sebesar 288.200 ton atau meningkat 3,00 persen untuk produksi jagung.
Pagelaran Teknologi Penyiapan Lahan Jagung dan Closed Loop Knapsack Sprayer (CLKS) yang dilaksanakan oleh Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (Alishter) bekerja sama dengan Kementerian Pertanian, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa ini.
Baca juga: Operasi Pasar Sasar Dataran Tinggi Gowa, 1 Ton Minyak Goreng Digelontorkan
"Kita berterima kasih karena dijadikannya Kabupaten Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan ini. Kita berharap, mudah-mudahan dengan kegiatan ini, seluruh petani bisa meningkat penghasilannya, sehingga ke depan semakin sejahtera dan bahagia," ungkap Kamsina saat menghadiri kegiatan itu.
Dirinya menyebutkan produksi beberapa komoditas pertanian di subsektor tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Gowa seperti padi, jagung dan hortikultura dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.
Tercatat pada tahun 2020 tanam komoditas padi seluas 69.144 Ha dengan produksi sebesar 416.778 ton, meningkat dibanding tahun 2019 seluas 62.643 Ha dengan produksi sebesar 403.540 ton atau meningkat sebesar 3,28 persen untuk produksi padi.
Demikian pula untuk komoditas jagung terus mengalami peningkatan, luas tanam pada tahun 2020 seluas 53.455 Ha 48.194 Ha dengan produksi sebesar 296.846 Ha meningkat dibanding tahun 2019 seluas 48.194 Ha dengan produksi sebesar 288.200 ton atau meningkat 3,00 persen untuk produksi jagung.
Lihat Juga :