Asah Kemandirian, Santri di Deli Serdang Belajar Budi Daya Jagung
Minggu, 21 Mei 2023 - 20:44 WIB
loading...
Relawan SDG Sumut mengadakan pelatihan tematik pembibitan jagung di Ponpes Darul Arifin Annahdly di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (21/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
DELI SERDANG - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumut mengadakan pelatihan tematik pembibitan jagung di Ponpes Darul Arifin Annahdly di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Tujuan pelatihan untuk memberdayakan para santri sehingga mereka punya skill selain belajar agama.
"Kami dari Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar kegiatan pelatihan tematik pembibitan jagung dan doa bersama sama," ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Sumut Randi Hermawan setelah pelatihan selesai, Minggu (21/5/2023).
Randi menilai pelatihan tersebut sangat penting karena para santri diajari menanam jagung. Mulai dari pembibitan, perawatan, hingga pemanenan jagung. Ilmu dan pengetahuan itu berguna sekali untuk para peserta didik di ponpes ini.
"Kami sebagai santri melihat pelatihan ini sangat penting karena ada ilmu serta pengetahuan yang tidak didapatkan di pesantren. Kami melihat dengan peluang besar di sektor pertanian, santri harus mengetahui bagaimana cara pembibitan tanaman jagung, lalu cara merawatnya, dan mendapatkan hasil yang maksimal," ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan kemampuan para santri agar mampu mandiri di sektor pertanian. "Kami melihat petani hari ini kurang eksis. Karena itu, kami menumbuhkembangkan semangat santri bahwa petani itu tidak kuno," tuturnya.
"Kami dari Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar kegiatan pelatihan tematik pembibitan jagung dan doa bersama sama," ungkap Koordinator Wilayah (Korwil) SDG Sumut Randi Hermawan setelah pelatihan selesai, Minggu (21/5/2023).
Randi menilai pelatihan tersebut sangat penting karena para santri diajari menanam jagung. Mulai dari pembibitan, perawatan, hingga pemanenan jagung. Ilmu dan pengetahuan itu berguna sekali untuk para peserta didik di ponpes ini.
"Kami sebagai santri melihat pelatihan ini sangat penting karena ada ilmu serta pengetahuan yang tidak didapatkan di pesantren. Kami melihat dengan peluang besar di sektor pertanian, santri harus mengetahui bagaimana cara pembibitan tanaman jagung, lalu cara merawatnya, dan mendapatkan hasil yang maksimal," ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan kemampuan para santri agar mampu mandiri di sektor pertanian. "Kami melihat petani hari ini kurang eksis. Karena itu, kami menumbuhkembangkan semangat santri bahwa petani itu tidak kuno," tuturnya.
Lihat Juga :