Apindo Jatim Dukung Kemenaker Kembalikan Pencairan JHT Sesuai Aturan Lama
Sabtu, 05 Maret 2022 - 05:02 WIB
loading...
A
A
A
"Kami juga mengikutsertakan pekerja dalam program jaminan kerja yang telah diatur oleh pemerintah, serta hal-hal lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha masing-masing," katanya, Jumat (4/3/2022).
Terkait pandemi COVID-19 yang berlangsung selama dua tahun terakhir ini, kata dia, sangat memberi dampak pada kinerja usaha. Sehingga dampak kepada pekerja yang tidak lagi bisa bekerja, mengalami peningkatan. "Tentunya dengan perlindungan melalui program JHT, akan sangat membantu mereka yang tidak lagi bekerja," ujar Eddy.
Kedua, perang Ukraina - Rusia yang terjadi saat ini, memberi dampak kenaikan harga minyak dunia. Hal ini tidak terprediksi oleh pengusaha. "Tentunya kenaikan harga minyak dunia berdampak pada sektor pendukung usaha. Seperti bahan bakar minyak (BBM), kenaikan bahan baku yang juga kenaikan biaya transportasi, logistik mengalami peningkatan," beber Eddy.
Hal ini membuat harga produk dari sektor usaha mau tidak mau harus menyesuaikan. Namun dengan kondisi pasar yang masih belum pulih karena pandemi, tentunya keinginan menaikkan harga jual tidak bisa dilakukan.
"Ketiga, terkait dengan penetapan upah untuk tahun 2022 ini, dimana banyak sektor usaha yang masih mengalami kesulitan untuk memenuhi. Tentunya membuat pengusaha harus melakukan efisiensi jumlah pekerja," imbuh Eddy.
Terkait pandemi COVID-19 yang berlangsung selama dua tahun terakhir ini, kata dia, sangat memberi dampak pada kinerja usaha. Sehingga dampak kepada pekerja yang tidak lagi bisa bekerja, mengalami peningkatan. "Tentunya dengan perlindungan melalui program JHT, akan sangat membantu mereka yang tidak lagi bekerja," ujar Eddy.
Kedua, perang Ukraina - Rusia yang terjadi saat ini, memberi dampak kenaikan harga minyak dunia. Hal ini tidak terprediksi oleh pengusaha. "Tentunya kenaikan harga minyak dunia berdampak pada sektor pendukung usaha. Seperti bahan bakar minyak (BBM), kenaikan bahan baku yang juga kenaikan biaya transportasi, logistik mengalami peningkatan," beber Eddy.
Hal ini membuat harga produk dari sektor usaha mau tidak mau harus menyesuaikan. Namun dengan kondisi pasar yang masih belum pulih karena pandemi, tentunya keinginan menaikkan harga jual tidak bisa dilakukan.
"Ketiga, terkait dengan penetapan upah untuk tahun 2022 ini, dimana banyak sektor usaha yang masih mengalami kesulitan untuk memenuhi. Tentunya membuat pengusaha harus melakukan efisiensi jumlah pekerja," imbuh Eddy.
Lihat Juga :