Bupati Pasaman Ngamuk di Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi
Kamis, 03 Maret 2022 - 12:26 WIB
loading...
A
A
A
Ade meminta bantuan yang telah sampai di posko, agar didistribusikan secara bijak. "Ini tanggung jawab kemanusiaan kita bersama, untuk saudara kita baik di Pasaman Barat, dan Pasaman. Tadi melihat begitu banyak yang membawa bantuan lalu lalang, menandakan persaudaraan kita masih kuat. Agar kiranya bantuan ini dapat didistribusikan secara bijak, sesuai porsi masing-masing," tegasnya.
Baca juga: Usai Pesta Miras, 2 Pria di Jepara Cabuli Gadis 16 Tahun
Sementara, melihat mulai banyaknya bantuan dari berbagai pihak yang tiba di posko induk, membuat pengungsi berharap juga mendapat bagian, karena beberapa kebutuhan selama mengungsi seperti tikar, alat masak, dan bahan makanan belum terpenuhi.
"Pondok tenda sudah ada tapi belum ada alasnya. Tempat masak belum ada. Tidak ada yang bisa kami bawa ke sini. Tikar untuk alas tempat tidur, alat masak, dan gas untuk memasak belum ada. Kami membutuhkan juga minyak serta beras," ujar pengungsi korban gempa, Tina.
Sebanyak 7.500 jiwa korban gempa di Kabupaten Pasaman, masih berada di pengungsian. Jumlah ini sudah jauh menurun, karena sebagian pengungsi yang rumahnya rusak ringan mencoba kembali dan tinggal di rumah masing-masing.
Baca juga: Usai Pesta Miras, 2 Pria di Jepara Cabuli Gadis 16 Tahun
Sementara, melihat mulai banyaknya bantuan dari berbagai pihak yang tiba di posko induk, membuat pengungsi berharap juga mendapat bagian, karena beberapa kebutuhan selama mengungsi seperti tikar, alat masak, dan bahan makanan belum terpenuhi.
"Pondok tenda sudah ada tapi belum ada alasnya. Tempat masak belum ada. Tidak ada yang bisa kami bawa ke sini. Tikar untuk alas tempat tidur, alat masak, dan gas untuk memasak belum ada. Kami membutuhkan juga minyak serta beras," ujar pengungsi korban gempa, Tina.
Sebanyak 7.500 jiwa korban gempa di Kabupaten Pasaman, masih berada di pengungsian. Jumlah ini sudah jauh menurun, karena sebagian pengungsi yang rumahnya rusak ringan mencoba kembali dan tinggal di rumah masing-masing.
(eyt)
Lihat Juga :