Perang Rusia-Ukraina Picu Kenaikan Harga LPG di Sulawesi

Selasa, 01 Maret 2022 - 13:15 WIB
loading...
Perang Rusia-Ukraina...
Harga gas LPG naik. Foto: Subhan/SINDOnews
A A A
MANADO - Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) Bright Gas 5,5 Kilogram dan 12 Kilogram mengalami kenaikan.

Kenaikan tersebut disebabkan akibat kontrak LPG Aramco (Contract Price Aramco/ CPA) atau biasa disebut dengan harga gas dunia yang naik 27 persen dari harga bulan Desember 2021.

"Kenaikan tersebut dikarenakan situasi global yang kita mungkin sama-sama tahu, saat ini tentang terjadi ketegangan di Eropa, sehingga demand akan gas dunia pun meningkat. Sehingga harga harus kita sesuaikan berdasarkan harga pasar dunia. Kenaikan tersebut kami sesuaikan, sejak 27 Februari 2022," ujar Taufik Kurniawan, selaku Senior Supervisor Communication and Relation Pertamina Regional Sulawesi, Selasa (1/3/2022).

Baca juga: Sedan Tabrak Truk Muatan Gas Elpiji di Humbahas, 6 Penumpang Tewas

Sedangkan untuk harga LPG subsidi 3 Kilogram tidak mengalami kenaikan. Harga LPG subsidi 3 Kilogram tetap mengacu kepada harga eceran tertinggi atau HET yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat.

"Kami sampaikan bahwa harga LPG 3 Kilogram tidak mengalami kenaikan, masih tetap sama harganya sesuai dengan harga eceran tertinggi yang diatur oleh masing-masing Pemda," kata Taufik.

Dia mengharapkan, masyarakat tidak terlalu berlebihan menyikapi kenaikan itu dan bisa adaptif karena berdasarkan Perpres tentang distribusi BBM dan LPG, untuk LPG nonsubsidi itu Pertamina bisa menyesuaikan harga sesuai dengan harga keekonomian dunia.

Baca: Simpan 450 Tabung Gas Elpiji 3 Kg Tanpa Izin, Gudang di Jepara Digerebek Polisi dan TNI

"Artinya harga tersebut sangat mungkin fluktuatif, bisa naik bisa turun. Apakah mungkin suatu hari nanti harga LPG bisa turun, sangat mungkin disesuaikan dengan kondisi harga gas dunia," ucap Taufik.

Market share atau konsumsi dari LPG non subsidi kalau ditotal baik 5,5 kilogram maupun 12 kilogram itu hanya sekitar 10 persen di Sulawesi, secara nasional konsumsinya juga hanya 6,7 persen. Sangat sedikit, sehingga harapannya hal ini tidak memicu kenaikan harga maupun stabilitas harga yang lain, karena harga LPG 3 kilogram masih tetap seperti itu.

"Kemudian kami harapkan konsumen untuk lebih adaptif terhadap penyesuaian harga baik BBM maupun LPG, itu karena kita sifatnya fluktuatif menyesuaikan dengan harga BBM dan gas di dunia," tutur Taufik.

Baca: Gas Elpiji Bocor dan Meledak, Rumah di Mojokerto Hancur

Untuk kenaikan sendiri, di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, harga refil LPG 5,5 kilogram untuk eks agen ada di Rp91.000 dan Rp189.000 untuk 12 Kilogram.

"Sedangkan untuk di Bitung, Gorontalo dan juga Sulawesi Tenggara harganya bervariatif untuk 5,5 kilogram mulai dari Rp94.000 sampai Rp97.000, kemudian di 12 kilogram mulai dari Rp194.000 sampai dengan Rp197.000. Penyesuaian ini tentunya disesuaikan dengan cost transportasi dari distribusi barang tersebut," pungkasnya.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Warga Kendari Bersyukur...
Warga Kendari Bersyukur Terima Daging Kurban dari Partai Perindo
Partai Perindo Sultra...
Partai Perindo Sultra Kurban 5 Sapi, Ferry Irawan: Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
PLN Icon Plus Dukung...
PLN Icon Plus Dukung Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado
Gubernur Sultra Ubah...
Gubernur Sultra Ubah Rekrutmen Pejabat dengan Wawancara dan Umumkan Secara Terbuka
Penyebab Kebakaran SPBE...
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran saat Mengisi Tabung Besar
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
3 Fakta Robot Ukraina...
3 Fakta Robot Ukraina yang Membunuh Ribuan Tentara Rusia
Intelijen Militer AS...
Intelijen Militer AS Klaim Kerugian Rusia Capai 3 Kali Lipat dalam 1 Tahun
Rekomendasi
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved