Ramadhan, Bahan Pangan Aman Namun Distribusi Bisa Tersendat
Jum'at, 24 April 2020 - 06:07 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Suasana bulan suci Ramadhan saat pandemi virus korona sungguh mengkhawatirkan. Bukan sekadar adanya imbauan Kementerian Agama yang meminta masyarakat untuk salat tarawih di rumah namun sosl ketersediaan pasokan bahan pangan pokok.
Mengantisipasi kekhawatiran masyarakat agar tidak timbul spekulasi seputar pasokan atau ketersediaan bahan pangan pokok, pemerintah menjamin stok bahan pangan pokok masih mencukupi sepanjang Ramadan.
Penegasan yang disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, sekaligus menjawab Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar stok bahan pangan dihitung dengan baik. Ketersediaan bahan pangan sepanjang Ramadan juga sudah disuarakan Komisi VI DPR RI saat rapat dengar pendapat dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) awal pekan ini.
Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Darmadi Durianto, mempertanyakan harga tiga bahan pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat, yakni gula, telur ayam, dan bawang merah mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan.
Pihak Kemendag diminta transparan menjelaskan berapa sebenarnya kebutuhan masyarakat ketiga bahan pangan tersebut beserta ketersediannya.
Secara keseluruhan, pemerintah mengklaim bahan pangan pokok tersedia aman untuk tiga bulan ke depan. Untuk kebutuhan bawang putih, keran impor sudah dibuka dan dalam jumlah yang cukup akan masuk menjelang Lebaran.
Mengantisipasi kekhawatiran masyarakat agar tidak timbul spekulasi seputar pasokan atau ketersediaan bahan pangan pokok, pemerintah menjamin stok bahan pangan pokok masih mencukupi sepanjang Ramadan.
Penegasan yang disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, sekaligus menjawab Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar stok bahan pangan dihitung dengan baik. Ketersediaan bahan pangan sepanjang Ramadan juga sudah disuarakan Komisi VI DPR RI saat rapat dengar pendapat dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) awal pekan ini.
Anggota Komisi VI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Darmadi Durianto, mempertanyakan harga tiga bahan pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat, yakni gula, telur ayam, dan bawang merah mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan.
Pihak Kemendag diminta transparan menjelaskan berapa sebenarnya kebutuhan masyarakat ketiga bahan pangan tersebut beserta ketersediannya.
Secara keseluruhan, pemerintah mengklaim bahan pangan pokok tersedia aman untuk tiga bulan ke depan. Untuk kebutuhan bawang putih, keran impor sudah dibuka dan dalam jumlah yang cukup akan masuk menjelang Lebaran.
Lihat Juga :